Berita Pangkalpinang

Gelar Konsultasi Publik, Yanuar Ingin KLHS Selesai Tahun Ini

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung gelar konsultasi publik hasil KLHS RRTR KIPT

Gelar Konsultasi Publik, Yanuar Ingin KLHS Selesai Tahun Ini
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevi
Suasana kegiatan pembahasan KLHS di hotel Cordela Bangka, Rabu (20/11/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung gelar konsultasi publik hasil KLHS RRTR KIPT Tanjung ular di Ballroom Hotel Cordela, Rabu (20/11/2019).

Dalam kegiatan tersebut membahas dan memaparkan hasil kajian lingkungan hidup strategis (KLHS), Rencana Rinci Tata Ruang (RRTR), Kawasan Strategis Provinsi (KSP) Kawasan Industri Pelabuhan Terpadu (KIPT) Tanjung Ular.

Pada kegiatan ini juga hadir dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Krisna Kumar, Dinas PUPR Provinsi Kep. Bangka Belitung, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kep. Bangka Belitung, tenaga ahli dari Universitas Bangka Belitung, bererta instansi-instansi terkait lainnya.

Menanggapi KLHS, Krisna Kumar mengatakan pelaksanaan KLHS sudah sesuai walaupun ada beberapa catatan dari KLHK.

"Semua kegiatan harus terukur, tidak boleh tidak. Kekurangan kita tidak pernah membahas daerah penyangganya, jadi hanya fokus pada daerah inti saja," jelas Krisna.

Sementara itu Asisten bidang perekonomian dan pembangunan Provinsi Bangka Belitung, Yanuar mengungkapkan target KLHS harus selesai tahun 2019.

"Kajian ini dalam rangka untuk menentukan dari sisi lingkungannya. Kita sangat mendukung sekali kajian KLHS sudah bisa dalam waktu yang dekat, karena mereka tidak bisa bergerak kalau KLHS belum selesai. Kalau bisa untuk KLHS tahun ini harus selesai," tegas Yanuar.

KLHS bertujuan untuk menyusun zonasi peruntukan pemanfaatan ruang, serta mengembangkan potensi ekonomi kawasan industri dan pelabuhan terpadu Muntok di kawasan Tanjung Ular, Kabupaten Bangka Barat.

"Untuk kegiatan nanti apa yang sudah disusun mereka yang akan dikerjakan mereka mau di lautnya dulu atau di daratnya dulu. Ini salah satu yang menentukan apakan akan mencemarkan lingkungan atau tidak, sehingga ini harus selesai biar mereka bisa bergerak," tuturnya.

Kawasan industri dan pelabuhan terpadu Tanjung Ular terletak di Desa Air Putih dengan luas wilayah perencanaan sekitar 3923 Ha.

Kecamatan muntok ditetapkan sebagai pusat kegiatan wilayah (PKW) dengan fungsi utama yaitu sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Bangka Barat, pendidikan, kesehatan, kebudayaan, pariwasata, perdagangan dan jasa.

"Tanjung Ular merupakan kawasan strategis dan ini merupakan upaya pemerintah untuk memajukan perekonomian Babel. Tanjung ular menghadap langsung ke Palembang sehingga sangat penting," ungkapnya.

(bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved