Berita Sungailiat

Dikritik Anggota DPRD Bangka, Mulkan Sebut Jangan Remehkan Kemampuan Staf Ahli Bupati

Anggota DPRD Kabupaten Bangka Magrizan, mengkritisi keputusan pengangkatan tiga tenaga ahli oleh Bupati Kabupaten Bangka Mulkan.

Dikritik Anggota DPRD Bangka, Mulkan Sebut Jangan Remehkan Kemampuan Staf Ahli Bupati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Bupati Bangka saat menerima cenderamata dari KPP Pratama Bangka saat menghadiri Tax Gathering Tahun 2019 wajib pajak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Bangka, di gedung pertemuan Kampus STISIPOL Pahlawan 12, Kamis (21/11/2019). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Anggota DPRD Kabupaten Bangka Magrizan, mengkritisi keputusan pengangkatan tiga tenaga ahli oleh Bupati Kabupaten Bangka Mulkan.

Ia mempertanyakan apakah, tenaga ahli tersebut memiliki keahlian dan kompetensi mumpuni untuk menjadi seorang tenaga ahli.

Menanggapi, persoalan tersebut, Bupati Bangka Mulkan, menjelaskan bahwa tenaga ahli yang dibentuk bertujuan untuk melayani bupati dan juga masyarakat, termasuk untuk memepercepat pencapaian program Bupati Bangka agar tepat sasaran.

"Tenaga ahli sifatnya fleksibel, dia bukan hanya melayani bupati tetapi melayani masyarakat, mereka adalah external diluar, mereka akan membantu staf ahli untuk bekerja, karena staf ahli ada disposisi instruksi bupati, baru ke lapangan tidak bisa bekerja sesuai keinginan mereka. Jadi, ada orang luar dan dalam, dipublikasikan menyampaikan bahwa fungsi tugas tenaga ahli membantu staf ahli yang ada di luar, apa tugas di luar bermacam-macam serba-serbi,"jelas Mulkan, usai menghadiri kegiatan, Tax Gathering tahun 2019 wajib pajak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Bangka, di gedung pertemuan Kampus STISIPOL Pahlawan 12, Kamis (21/11/2019).

Selain itu, ia mengatakan tugas tenaga ahli, untuk menangkap isu yang berkembang di masyarakat luas, termasuk membantu kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Mungkin kepala dinas sibuk, tenaga ahli menangkap isu bekerja di masyarakat kita, jadi jelas, dari OPD dijelaskan juga jangan sampai salah penafsiran, tenaga ahli untuk mempercepat percepatan program Bupati, apakah program Bupati sudah tepat sasaran ke masyarakat,"ungkapnya.

Ia menambahkan, tidak boleh meremehkan kemampuan tenaga ahli, karena bupati juga tidak hebat tanpa dibantu oleh bawahannya.

"Kita tidak boleh meremehkan kemampuan orang, tidak jadi, selalu melemahkan orang tidak boleh, apakah kita hebat, bupati tanpa dibantu OPD tidak bisa bekerja, tidak hebat, hebat itu ia kerja sendiri tanpa bantun orang berhasil, itu baru hebat. Tetapi kita janganlah sekali-sekali meremehkan kemampuan orang, tetapi ini dinamika silakan berpendapat tidak dilarang," tegas Mulkan.

Diberitakan sebelumnya, penunjukan tiga orang tenaga ahli Bupati Kabupaten Bangka yang berasal dari partai politik mendapat kritikan  di kalangan Anggota DPRD Kabupaten Bangka.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bangka, Magrizan, melihat fenomena yang terjadi sekarang ini di Kabupaten Bangka dan berbagai daerah lainnya, banyak kepala daerah yang berasal dari partai membawa rekan satu partai atau koleganya untuk diangkat menjadi tenaga ahli/staf khusus.

"Pengangkatan tenaga ahli yang dilakukan Bupati Bangka dinilai karena kedekatan ideologis dan persahabatan ketimbang atas dasar keahlian yang dimiliki. Akibatnya kehadiran tenaga ahli untuk saat ini kurang dirasakan manfaatnya disamping membebani anggaran APBD,"ungkap Magrizan, Politisi Hanura ini kepada Bangkapos.com, Selasa (19/11/2019).

Magrizan juga mempertanyaan apakah tiga orang tenaga ahli yang membidangi urusan politik, pembangunan dan ekonomi, serta pariwisata tersebut memiliki keahlian dan kompetensi mumpuni untuk menjadi tenaga ahli.

"Hingga saat ini memang belum ada ketentuan dan aturan perundang undangan yang mengatur tentang keberadaan tenaga ahli dan tidak ada larangan bagi kepala daerah untuk mengangkat tenaga ahli," tegas Magrizan.

Tiga orang yang diangkat menjadi Tenaga Ahli Bupati Bangka yakni, Mantan Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian Napitupulu, Ery Lesmana dan H Suhaidi. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved