Lima Kelurahan di Kecamatan Girimaya Bentuk Satgas Kasih
Camat Girimaya, Syaiful Akbari mengatakan kegiatan pelatihan sukarelawan pemilahan dan pemanfaatan sampah ini diselenggarakan bekerjasama
Penulis: edwardi | Editor: Evan Saputra
Lima Kelurahan di Kecamatan Girimaya Bentuk Satgas Kasih
BANGKAPOS COM -- Camat Girimaya, Syaiful Akbari mengatakan kegiatan pelatihan sukarelawan pemilahan dan pemanfaatan sampah ini diselenggarakan bekerjasama dengan lima kelurahan yang ada di Kecamatan Girimaya., yakni Kelurahan Sriwijaya, Bom Baru, Bukit Besar, Batu Intan, dan Pasar Padi
"Tujuan kegiatan ini dalam rangka membantu dan mendukung Pemkot Pangkalpinang dalam rangka mengurangi dan mengatasi masalah sampah dan juga mendukung pembentukan Satgas Kasih (Kebersihan) yang dilengkapi mobil pick up pengangkut sampah di kelurahan-kelurahan Kota Pangkalpinang," kata Syaiful
Ditambahkannya melalui pelatihan ini juga ingin membentuk dan menumbuhkan kader sebagai stimulan untuk bertugas memilah sampah dan mensosialusasikannya ke masyarakat lainnya," ujar Syaiful
Menurutnya kegiatan mengatasi masalah sampah ini akan berhasil apabila mendapatkan dukungan dari masyarakat, sebab langkah awal ya adalah bagaimana memilah sampah yang ada di rumah tangga.
"Sampah itu ada yang bisa didaur ulang, bisa dibuat kompos dan sampah residu yang memang sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi sehingga dibuang,";jelasnya.
Dilanjutkannya, sampah yang bisa didaur ulang akan dikumpulkan di tempat pengumpulan sementara, karena itu setiap kelurahan akan dibentuk bank sampah.
"Untuk kelurahan yang mengalami kesulitan lokasi bank sampahnya akan dilakukan penggabungan bisa dua atau tiga kelurahan satu bank sampah, untuk di kecamatan juga akan dibentuk dalam mendukung program pak Walikota guna mengatasi masalah sampah ini," tukasnya.
Siap Pasarkan Hasil Kerajinan Berbahan Sampah
Ketua Karang Kota Pangkalpinang, Aditya mengatakan hasil kerajinan atau olahan dari bahan sampah yang diproduksi para sukarelawan pemilahan dan pemanfaatan sampah ini akan diambil dan dibeli pihak ketiga yang berminat memasarkannya
"Kita sudah berdiskusi dengan pak camat, pak walikota untuk menjalin kerjasama dengan perusahaan atau pihak ketiga untuk membeli hasil kerajinan dari bahan sampah ini, silahkan bapak ibu produksi sebanyak-banyaknya untuk pemasarannya nanti kami yang membelinya," kata Aditya saat menyampaikan sambutan pelatihan sukarelawan pemilahan dan pemanfaatan sampah di Terminal Girimaya.
Ditambahkannya, pak walikota sudah merencanakan untuk para tamu yang datang ke Kota Pangkalpinang akan diberikan oleh-oleh berupa barang kerajinan dari bahan sampah ini.
"Bisa juga hasil kuliner khas Bangka seperti keretek, kempkang, kricu, kerupuk bisa dikemas menggunakan barang hasil kerajinan berbahan sampah ini," ujar Aditya.
Diungkapkannya, untuk pembiayaan bank sampah nanti, pihak Pemkot Pangkalpinang sudah melakukan kerjasama dengan Bank BNI dan Pegadaian, dimana sampah ini bisa ditukar dengan koin emas atau uang tabungan hasil penjualan sampah ini.
"Pihak-pihak,pihak ketiga yang ingin mendanai ini sudah berbicara dengan pak walikota," ungkapnya.
(BANGKAPOS.com/Edwardi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/mobil-pick-up-pengangkut-sampah-yang-a.jpg)