Berita Bangka Selatan

Nunggak Bayar Tagihan, Listrik Dinas Kesehatan Bangka Selatan Diputus PLN

Pemutusan aliran listrik ini mengakibatkan aktivitas di Dinas Kesehatan terganggu dan tak bisa menjalani proses keseharian.

Nunggak Bayar Tagihan, Listrik Dinas Kesehatan Bangka Selatan Diputus PLN
(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)
Listrik Kantor Dinas Kesehatan diputus karena menunggak 

BANGKAPOS.COM - Akibat tagihan pembayaran listrik menunggak, Perusahaan Listrik Negara Rayon Toboali lakukan pemutusan aliran listrik kepada Dinas Kesehatan Bangka Selatan.

Pemutusan aliran listrik ini mengakibatkan aktivitas di Dinas Kesehatan terganggu dan tak bisa menjalani proses keseharian.

Pantauan bangkapos.com pada Kamis, (21/11/2019) sekitar Pukul 16.50 WIB kontak listrik yang terpasang pada dinding gedung utama Dinas Kesehatan Bangka Selatan ditempel sebuah tempelan yang bertuliskan “Segera Lunasi Tagihan Listrik Anda”.

Terkait pemutusan aliran listrik ini, Manager Unit Layanan Pelanggan Perusahaan Listrik Negara Rayon Toboali, Geri menyebutkan pihaknya sengaja melakukam pemutusan aliran listrik karena Dinas Kesehatan Bangka Selatan sudah lakukan penunggakan pembayaran listrik.

Ketika dikonfirmasi berapa lama tunggakannya, Geri menyebutkan jika memang Dinkes Basel hanya menuggak selama satu bulan ini tetapi permasalahan penunggakan dan keterlambatan pembayarannya sudah terjadi sejak beberapa bulan belakangan.

"Dinkes Basel ini sudah menunggak pembayaran selama lebih kurang 21 hari belakangan, seharusnya mereka setiap awal bulan melakukan pembayaran. Tetapi entah kenapa selama lebih kurang tiga bulan belakangan ini mereka (Dinkes Basel-red) sudah mengalami permasalahan keterlambatan pembayaran," ucap Geri pada Kamis, (21/11/2019).

Kali ini Geri mengaku pihaknya mengambil tindakan pemutusan aliran listrik karena sudah diperingati untuk tidak menunggak tetapi tetap saja dilakukan.

"Sebelum penyegelan kami sudah lakukan penerbitan invoice sebagai peringatan untuk membayar setiap awal bulan tetapi tidak juga digubris sehingga kami mengambil tindakan penyegelan ini. Tak hanya itu mereka juga tidak memberikan kejelasan sehingga ini upaya kami untuk menertibkan," lanjutnya.

Geri juga menyebutkan tindakan ini dilakukannya sebagai upaya penertiban terhadap pelanggan yang mengalami permasalahan dalam pembayaran.

"Upaya ini selalu kami lakukan kepada siapa saja pelanggan kami mau itu kantor bupati, kedinasan maupun swasta, ketika mereka membayar sesuai dengan jatuh tempo tentunya kami tidak lakukan pemutusan," pungkasnya.

(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved