Peringati HUT Provinsi Bangka Belitung, Pegawai Pemkab Bangka Kompak Gunakan Pakaian Adat Melayu

Para pegawai di kantor Bupati Kabupaten Bangka, pada Kamis (21/11/2019) hari ini terlihat menawan, terutama pegawai perempuan

Peringati HUT Provinsi Bangka Belitung, Pegawai Pemkab Bangka Kompak Gunakan Pakaian Adat Melayu
Bangkapos/Riki Pratama.
Kabag Keprotokolan Setda Pemkab Bangka, Alamsyah dan pegawai wanitanya tampak menawan menggunakan pakai adat melayu Teluk belanga, foto diambil, Kamis (21/11/2019) 

Peringati HUT Provinsi Bangka Belitung, Pegawai di Setda Pemkab Bangka Kompak Gunakan Pakaian Adat Melayu

BANGKAPOS.COM -- Para pegawai di kantor Bupati Kabupaten Bangka, pada Kamis (21/11/2019) hari ini terlihat menawan, terutama pegawai perempuan, mereka nampak cantik menggunakan atasan gaun kebaya dipadukan dengan kain adat teluk belanga.

Tak hanya perempuan, pegawai laki-laki juga terlihat gagah, menggunakan pakaian adat melayu dipadukan dengan sarung dan celana panjang.

Penggunaan pakaian adat melayu hari ini, dalam rangka menyambut ulang tahun Provinsi Bangka Belitung ke-19, dimana seluruh pegawai pemerintahan diwajibkan menggunakan pakaian adat melayu telok belango.

Seperti yang dilakukan oleh Kabag Keprotokolan Setda Pemkab Bangka, Alamsyah dan pegawainya, tampak menawan menggunakan pakai adat melayu melayu sambil bekerja.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKSDMD) Pemkab Bangka, Baharita mengatakan untuk penggunakan pakaian adat hari ini merupakan peringatan HUT Provinsi Bangka Belitung sehingga semua pegawai menggunakan baju adat melayu.

"Hari ini menggunakan pakaian adat melayu karena memperingati hari ulang tahun Provinsi Bangka Belitung, sehingga semua pegawai menggunakan pakaian adat melayu teluk belanga,"ungkap Baharita kepada wartawan.

Ia menambahkan, kedepan juga Bupati Bangka sempat mewacanakan agar pegawai menggunakan pakaian telok belango, selai menggunakan sergam pegawai dan kemeja putih.

"Ada Bupati menginginkan pegawai menggunakan pakaian adat melayu telok belango, tetapi kita belum berikan surat edaranya, mungkin nanti tahun 2020,"ungkapnya.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved