Perut Buncit Kapolda dan Kapolres Jadi Sorotan DPR RI, Kapolri Diminta Keluarkan Imbauan

Perut polisi termasuk Kapolda, Kapolres se-Indonesia akan diatur, disampaikan di depan Kapolri Jenderal Idham Azis di DPR RI.

dok Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung
Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz memberikan selamat kepada Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat usai sertijab Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Selasa (19/11/2019). 

Perut Buncit Kapolda dan Kapolres Jadi Sorotan DPR RI, Kapolri Diminta Keluarkan Imbauan

BANGKAPOS.COM - Perut polisi termasuk Kapolda, Kapolres se-Indonesia akan diatur, disampaikan di depan Kapolri Jenderal Idham Azis di DPR RI.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ( PDIP ) Trimedya Panjaitan menyampaikan masukan kepada Kapolri Jenderal Idham Azis terkait bentuk tubuh dan cara berpakaian polisi.

Hal ini disampaikan Trimedya Panjaitan dalam rapat kerja pertama Komisi III bersama Kapolri dan seluruh Kapolda seluruh Indonesia, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Ia mengaku, lebih suka melihat seragam polisi dimasukkan agar terlihat rapi.

"Dari zaman mas Tito Karnavian baju dikeluarin tapi kalau saya lihat polisi lebih sreg baju dimasukin lagi, lebih rapi kelihatannya, lebih dekat dengan rakyat," kata Trimedya Panjaitan.

Selain itu, Trimedya Panjaitan meminta, Kapolri Jenderal Idham Azis mengimbau seluruh anggota kepolisian tidak berperut buncit.

Menurut dia, hal itu perlu diimbau oleh Kapolri, selain surat edaran untuk tidak hidup hedonis.

"Lihat Kapolda, Kapolres yang perutnya buncit itu suruh kurusin, jangan cuma soal kemewahan," ujar dia

Sebelumnya, Mabes Polri menerbitkan Surat Telegram Nomor: ST/30/XI/HUM.3.4./2019/DIVPROPAM tertanggal 15 November 2019 yang berisi peraturan disiplin anggota Polri, kode etik profesi Polri, dan kepemilikan barang mewah oleh pegawai negeri di Polri.

Halaman
1234
Editor: Evan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved