Jaringan Narkoba Terungkap

Suami Istri di Sungailiat Bersekongkol Edarkan Sabu, Alasan Himpitan Ekonomi

Baru saja mereka bergelut di bisnis haram itu, polisi datang menangkapnya. Kini dua sejoli meringkuk di balik jeruji besi

Suami Istri di Sungailiat Bersekongkol Edarkan Sabu, Alasan Himpitan Ekonomi
(IST/Dok Humas Polres Bangka).
Tersangka RS alias Tam, pasutri pengedar narkotika jenis sabu ditangkap Satnarkoba Polres Bangka 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Alasan terhimpit ekonomi, sepasang suami istri (Pasutri) nekat jual Narkoba. Namun baru saja mereka bergelut di bisnis haram itu, polisi datang menangkapnya. Kini dua sejoli meringkuk di balik jeruji besi atas tuduhan sebagai pengedar narkotika jenis sabu.

"Kami baru satu bulan jual Narkoba. Kami terpaksa jual Narkoba karena desakan ekonomi. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Pasutri Tersangka RS alias Tam (32) dan Nyonya LM alias Rere (32) di hadapan sejumlah awak media saat konfrensi pers digelar oleh Polres Bangka, Kamis (21/11/2019) di Aula Mapolres Bangka.

Sementara itu Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono didampingi Staf Humas Polres Bangka kepada Bangka Pos, Kamis (21/11/2019) menjelaskan kronologis penangkapan pasangan suami istri yang dimaksud.

"Bermula pada Hari Selasa, Tanggal 9 Nopember 2019 sekira Pukul 13.00 WIB telah dilakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki yang mengaku bernama RS alias Tam di Jalan Sribulan Lingkungan Srimenanti Sungailiat Bangka," kata Kapolres.

BREAKING NEWS: Pengedar Buang Sabu di Kandang Ayam, Polres Bangka Sergap Pelaku di Bekas Lokalisasi

Tak hanya menyergap, polisi juga menggeledah tubuh RS alias Tam. Hasilnya ditemukan satu bungkus plastik bening berisi kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu di dalam satu bungkus rokok merk A1 di dalam saku celana pendek warna cream yang dipakai RS alias Tam saat disergap.

"Setelah diinterogasi diakui oleh RS alias Tam bahwa narkotika jenis sabu yang lainnya masih ada disimpan di dalam rumah kontrakannya di Lingkungan Nelayan II Sungailiat Bangka. Kemudian dilakukanlah penggembangan dan sekira pukul 14.00 WIB dilakukan penggeledahan rumah kontrakan RS alias Tam di Lingkungan Nelayan II Sungailiat," kata Kapolres.

Satnarkoba Polres Bangka Bongkar Jaringan Sabu, Enam Orang Ditangkap

Penggeledahan kedua kembali membuahkan hasil. Polisi menemukan barang bukti diduga sabu di rumah kontrakan itu, seperti pengakuan Tersangka RS alias Tam.

"Kita temukan lagi satu bungkus plastik bening berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu di bawah kasur ruang tengah dan satu bal plastik klip ditemukan di rak piring," lanjut Kapolres.

Polisi tak hanya menginterogasi RS alias Tam, namun juga menginterogasi Nyonya LM alias Rere, istri Tersangka RS alias Tam. Hasilnya dipastikan, kedua Pasutri ini bersekongkol dalam bisnis terlarang yang dimaksud.

"Maka berikutnya istri tersangka yang bernama LM alias Rere yang pada saat itu berada di dalam rumah kontrakan, ikut kita amankan. Saat diintrogasi ternyata istri Tersangka RS, yaitu LM alias Rere ada kaitanya terhadap satu bungkus plastik bening berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu yang dimaksud," katanya.

Kemudian kedua tersangka, pasutri ini digelandang menuju Mapolres Bangka, termasuk barang bukti yang ditemukan. Proses penyidikan telah mereka jalani dan kemudian keduanya resmi ditetapkan sebagai tersangka.

"Terhadap tersangka patut diduga melanggar Pasal 114 Ayat (1) Pasal 112 Ayat (1) atau Pasal 132 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika," tegas Kapolres.

(bangkapos.com/ferylaskari).

Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved