Berita Sungailiat

Tingkatkan Kesadaran Bayar Pajak, KPP Pratama Bangka Gelar Tax Gathering Wajib Pajak UMKM

Tax Gathering Tahun 2019 wajib pajak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Bangka, di gedung pertemuan Kampus STISIPOL Pahlawan 12.

Tingkatkan Kesadaran Bayar Pajak, KPP Pratama Bangka Gelar Tax Gathering Wajib Pajak UMKM
Bangkapos.com/Riki Pratama
Bupati Bangka Mulkan berfoto bersama dengan Kepala KPP Pratama Bangka, Edwin Warganingrat Mulia dan para penerima penghargaan dari KPP Pratama Bangka dan KP2KP Sungailiat pada acara Tax Gathering tahun 2019, Kamis (21/11/2019) di gedung pertemuan Kampus STISIPOL Pahlawan 12. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bangka dan Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Sungailiat melaksanakan Tax Gathering Tahun 2019 wajib pajak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Bangka, di gedung pertemuan Kampus STISIPOL Pahlawan 12.

Kepala KPP Pratama Bangka, Edwin Warganingrat Mulia mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk menyampaikan ke masyarakat pelaku UMKM agar bisa melaporkan, serta menyetorkan pajak.

"Jadi menyampaikan ke masyarakatan khusunya wajib pajak untuk memenuhi perpajakan, untuk lebih baik lagi, mereka melaporkan menyetorkan pajak, apabila ada pajak yang harus dibayarkan," ungkap Edwin kepada Bangkapos.com, Kamis (21/11/2019)

Menurutnya, untuk persentasi pajak di sektor UMKM saat ini sudah cukup baik, namun perlu pengawasan lebih terkait potensi pajak yang ada di UMKM, walaupun jumlahnya sedikit namun bila dikumpulkan akan berjumlah banyak.

"Persentasi secara umum bisa dikatakan baik, walaupun tetap kita akan lakukan pengawasan, yang melaporkan dan yang menyetorkan, sudah sistem seperti itu. Komposisi wajib pajak di UMKM cukup besar, bila digabungkan cukup besar, sehingga kami memberikan perhatian di sektor UMKM untuk lebih maju, agar setoranya juga besar nanti," jelas Edwin.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran pajak, karena pajak menjadi tulang punggung pembangunan, sehingga harus bisa ditingkatkan dan sektor yang paling dekat dengan ekonomi kerakyatan adalah sektor UMKM.

Bupati Bangka, Mulkan, mengatakan bahwa pajak ini merupakan urat nadinya pembangunan, sehingga harus diperhatikan karena melihat perannya.

"Ini merupakan agenda tahunan perpajakan dan juga penghargaan untuk UMKM kita karena ketaatan dalam membayarkan pajak. Pajak ini menjadi urat nadi kita, ketika urat nadi putus semua akan lumpuh, karena tanpa pajak apa yang bisa kita lakukan, pajak ini sangat penting," jelas Mulkan.

Ia mengharapkan adanya kesadaran semua kalangan untuk membayarkan pajak, agar hasilnya nanti bisa dinikmati bersama-sama untuk pembangunan daerah.

"Kami akan melihat realisasi perpajakan dari yang ditargetkan ini, karena kesadaran masih kurang, langkah ke depan kesadaran harus bisa ditingkatkan, mudah-mudahan nanti juga ada gebyar perpajakan dilakukan di desa-desa," saran Mulkan.

Diakhir acara juga dilaksanakan penyerahan penghargaan bagi para wajib pajak UMKM, diberikan kepada Fernandes, Djun Ten, Kim Fat, Surianto, Herman Chandra dan Amril.

Selanjutnya penghargaan kepada wajib pajak badan diberikan kepada , CV Abdi Sejahtera, CV Graha Pesona Hotelindo, PT Bangka Asindo Agri, CV Citra Mandiri, CV Inti Bangun Mandiri dan CV Firdaus Yaman Huri. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved