Berita Pangkalpinang

Tokoh Presidium Kecewa Bupati dan Wali Kota tak Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-19 Bangka Belitung

DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat paripurna hari jadi Provinsi Bangka Belitung, Kamis (21/11/2019).

Tokoh Presidium Kecewa Bupati dan Wali Kota tak Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-19 Bangka Belitung
Bangkapos.com/Hendra
Tokoh Presidium Pembentukan Provinsi Bangka Belitung, Zulkarnaen Syamsudin 

Tokoh Presidium Kecewa Bupati dan Wali Kota tak Hadiri Rapat Paripurna HUT ke- Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat paripurna  hari jadi Provinsi Bangka Belitung, Kamis (21/11/2019).

Rapat paripurna dipimping langsung oleh Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi didampingi Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, Wakil Ketua, Hendra Apollo dan Muhamad Amin. Hadir juga Gubernur Propinsi Kep. Bangka Belitung Erzaldi Rosman dan Wakil Gubernur, Abdul Fattah.

Para tokoh masyarakat dan tokoh presidium pembentukan Propinsi Kep. Bangka Belitung pun tampak hadir di dalam rapat. Kemudian dari Kepala Forkopimda pun hadir dalam rapat tersebut.

Namun pandangan berbeda di HUT ke-19 Babel. Tak satupun Bupati dan Walikota yang ikut menghadiri rapat paripurna ini.

Tokoh Presidium Pembentukan Propinsi, Zulkarnaen Syamsudin kepada wartawan mengaku kecewa melihat tingkah para Bupati dan Walikota ini.

Mereka yang merupakan bagian dari propinsi Bangka Belitung, enggan hadir di rapat paripurna hari jadi Babel ke 19 ini.

“Inilah yang kita sesalkan, kita berjuang membentuk provinsi, kita bangun jadi propinsi, jadi kabupaten baru agar koordinasi itu bagus, agar pembangunannya berjalan mulus. Sekarang kita lihat tidak ada satupun Bupati, Walikota yang mau hadir. Ini  terlihat sekali buruk koordinasinya,” ujar Zulkarnaen.

Ketidak hadiran para Bupati dan Walikota ini, menurut Zulkarnaen cermin buruknya koordinasi. Padahal Provinsi Bangka Belitung ini sudah berdiri selama 19 tahun.

Dia juga kecewa dengan ketidakhadiran para bupati dan walikota ini. Dan ini juga menunjukkan bahwa selama 19 tahun ini koordinasi antara propinsi dan kabupaten/kota tidak baik.

“Seakan-akan mereka ini tuhan diangkat oleh rakyat, maka memiliki kekuasaan yang sama (dengan propinsi), dan ini salah,” ujar Zulkarnaen.

Dia berharap kedepan tingkah para Bupati dan Wali Kota ini tak terjadi lagi. Menghormati hari jadi provinsi setiap tahun, serta memaknai kehadiran Provinsi Bangka Belitung.

(Bangka Pos / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved