Jaringan Narkoba Terungkap

VIDEO: Enam Orang Ditangkap, Suami Istri Jual Sabu di Sungailiat

Enam orang tersangka dan terduga pelaku pengedar narkotika ditangkap. Dua di antara enam pelaku, merupakan sepasang suami istri (Pasutri).

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Enam orang tersangka dan terduga pelaku pengedar narkotika ditangkap. Dua di antara enam pelaku, merupakan sepasang suami istri (Pasutri).

Penyergapan dilakukan Tim Satnarkoba Polres Bangka di tempat terpisah. Sejumlah barang bukti berhasil diamankan pada ungkap kasus yang terangkum dalam empat perkara yang berbeda, sejak dua pekan terkahir.

Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono didampingi Staf Humas Polres Bangka, Kamis (21/11/2019) mengatakan, penangkapan pertama terjadi pada, Jumat (8/11/2019) sekitar Pukul 21.22 WIB di kawasan Simpang Tiga Nangnung Utara Sungailiat Bangka. Terrduga pelaku yang kini sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka berinisial SR alias Oge (23), status mahasiswa, Warga Lingkungan Nelayan II Sungailiat Bangka.

.

Sekitar satu pekan kemudian, tepatnya Kamis (14/11/2019) sekitar Pukul 21.00 WIB, Tim Satnarkoba Polres Bangka kembali beraksi. Kali ini dua pelaku ditangkap di Warnet Pisces beralamat di Jl RE Martadinata Sungailiat Bangka. Kedua pelaku kemudian digelandang ke Mapolres Bangka berikut barang bukti Narkoba. Para pelaku yang dimaksud diduga berperan memiliki, membeli, menguasai, mengedarkan Narkotika.

"Pada perkara kedua, dua tersangka pelaku yang ditangkap. Pelaku pertama seorang remaja status pengangguran, berinisial RA alias RC (17), alamat Lingkungan Paritpekir Sungailiat Bangka, tamatan (SD), barang bukti sebungkus kristal diduga sabu. Sedangkan pelaku kedua inisial AP (23), Warga Lingkungan Nelayan II Sungaliat Bangka, barang bukti dua bungkus kristal diduga sabu," kata Kapolres.

Beberapa hari setelah itu penyelidikan dilanjutkan oleh Tim Satnarkoba Polres Bangka. Ungkap kasus kali ini terjadi, Selasa (19/11/2019 sekitar Pukul 13.00 WIB di Jl Sribulan Lingkungan Srimenanti Sungailiat Bangka. Pada perkara ini polisi kembali menangkap dua tersangka pelaku.

"Masing Tersangka RS alias Tam (32) dan seorang perempuan berinisial LM alias Rere (35), sepasang suami istri (Pasutri), keduanya berdomisili di Lingkungan Nelayan II Sungaliat Bangka. Kedua Tersangka diduga berperan memiliki, membeli, menguasai, mengedarkan narkotika," kata Kapolres menyebut barang bukti yang diamankan pada keduanya berupa dua bungkus plastik bening berisi kristal putih diduga narkotika jenis shabu seberat 0,75 gram.

Sedangkan ungkap perkara ke empat dilakukan oleh Tim Satnarkoba Polres Bangka terjadi di kawasan bekas (eks) Lokalisasi Sambung Giri (SG) Merawang Bangka (Baca berita beberapa jam sebelumnya di Bangka Pos). Ungkap kasus terjadi, Rabu (20/11/2019) kemarin. Teruga pelaku berinisial TS alias TT (44)-- (status tersangka setelah 3x24 jam setelah penangkapan)
"Penyergapan TS alias TT (44) terjadi pada Hari Rabu, 20 Nopember 2019 oleh Personil Satnarkoba Polres Bangka. Anggota kita berhasil melakukan ungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika berkat informasi masyarakat," kata Kapolres.

Penyergapan terduga pelaku oleh polisi diiringi proses penggeledahan disaksikan Ketua RT setempat. Awalnya hanya ditemukan satu bungkus plastik bening berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis shabu terbungkus kertas timah rokok yang diduga dibuang terduga pelaku di samping rumah dekat kandang ayam. "Setelah dilakukan introgasi terhadap terduga pelaku dan diakui oleh terduga pelaku bahwa masih ada narkotika jenis shabu di dalam kamarnya," kata Kapolres.

Penggeledahan dilanjutkan pada kamar yang dimaksud dan ditemukan satu plastik bening besar yang di dalamnya terdapat empat bungkus plastik bening kecil tergulung berisi butiran kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu. "Diduga TS alias TT berperan memiliki, membeli, menguasai, mengedarkan narkotika jenis sabu," katanya.

Kapolres memastikan, enam orang yang ditangkap dalam waktu dan tempat berbeda (empat perkara) ini, diduga melanggar Pasal 114 Ayat (1) Pasal 112 Ayat (1) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. "Ancaman pidananya masing-masing di atas lima tahun penjara," tegas Kapolres. Tonton video dokumen Humas Polres Bangka berikut ini, tentang sosok enam pelaku saat konprensi pers di Mapolres Bangka.(bangkapos.com/ferylaskari).

Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved