ASN di Papua Barat Isi Kehadiran Sebulan Penuh Setelah Bobol Sistem Absensi Finger Print

Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Papua Barat bobol sistem absensi finger print.

ASN di Papua Barat Isi Kehadiran Sebulan Penuh Setelah Bobol Sistem Absensi Finger Print
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi: Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pendidikan Kota Bandung. 

BANGKAPOS.COM - Absensi PNS atau ASN di kantor pemerintahan sejak beberapa tahun ini sudah menggunakan sistem finger print.

Kebijakan ini untuk mengantisipasi adanya PNS atau ASN bolos atau pulang kerja sebelum waktunya.

Tapi rupanya ada saja PNS nakal yang membobol sistem absensi finger print.

Seperti dilakukan seorang PNS di Papua Barat.

Oknum nakal tersebut kemudian mengisi kehadiran hingga sebulan penuh, padahal masih awal bulan.

Menanggapi kabar ini, Badan kepegawaian Daerah (BKD) sudah memberikan surat teguran kepada ASN tersebut.

"Surat teguran sudah kami sampaikan ke Biro Umum," ungkap Kepala BKD Papua Barat, Yustus Maidodga, seperti yang dikutip dari Kompas.com, Selasa (20/11/2019).

Namun Yustus tidak merinci sanksi apa yang diberikan kepada ASN nakal tersebut.

Menurut Yusuf, sanksi akan diserahkan kepada kepala biro sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin ASN.

Seperti diketahui, pelaku merupakan seorang ASN di Biro Umum Setda Papua Barat.

Halaman
123
Penulis: tidakada008
Editor: fitriadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved