HUT Babel Ke-19 Sinergi DPRD dan Gubernur Dongkrak Ekonomi Babel

DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Paripurna Hari Jadi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang ke-19

HUT Babel Ke-19 Sinergi DPRD dan Gubernur Dongkrak Ekonomi Babel
IST/Humas DPRD Babel
Suasana Rapat Paripurna Hari Jadi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang ke-19, Kamis (21/11). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Paripurna Hari Jadi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang ke-19, Kamis (21/11).

Rapat paripurna dipim­pin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi didampingi Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, Wakil Ketua, Hendra Apollo dan Muhamad Amin. Hadir juga Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman dan Wakil Gubernur, Abdul Fattah.

Hadir juga para tokoh masyarakat dan tokoh presidium pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kemudian dari Kepala Forkopimda pun hadir dalam rapat tersebut.
Dihari jadi yang ke-19 ini, ditengah merosotnya perekonomian masyarakat, DPRD Provinsi Bangka Belitung akan lebih meningkatkan sinergitas dengan Pemprov Bangka Belitung.

Harga komoditas unggulan masyarakat turun. Daya beli masyarakat pun menurun drastis. Ditambah merosotnya ekonomi global pun memperparah kondisi perekonomian di Bangka Belitung.

Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya mengatakan DPRD akan lebih meningkatkan sinergitas dengan Pemprov Babel. Hal ini dilakukan salah satunya untuk mencari solusi menurunnya perekonomian masyarakat.

Sektor pertambangan pun tak bisa berbuat banyak. Harga karet, sawit, lada dan komoditas perikanan pun saat ini mengalami penurunan.

“Keadaan ekonomi Babel saat ini kurang begitu bergairah. Sektor pertambangan dan kelautan harganya tak berpihak. Maka hal ini berpengaruh pada ekonomi masyarakat. Karena itu kita sepakat mencarikan solusi bersama-sama dengan gubernur. Dan gubernur juga mengajak kita bersama-sama untuk membantu perekonomian masyarakat kita,” ujar Didit Srigusjaya.

DPRD yang satu diantara fungsinya dibidang legislasi, akan menginventarisir kembali peraturan daerah yang dinilai menghambat investasi. Hal ini juga sejalan dengan apa yang diinginkan oleh Presiden Joko Widodo.

DPRD Bangka Belitung dan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman akan mengiventarisir perda yang menghambat investasi. Kemudian perda ini akan dihapus agar investasi lebih mudah masuk ke Bangka Belitung.

“Inventarisir perda yang menghambat investasi ini juga sebagaimana instruksi dari presiden. Gubernur juga sudah memanggil para kepala daerah untuk menginvetarisir perda yang menghambat investasi ini. Nanti perda ini akan kita coret agar investasi mudah masuk ke Bangka Belitung,” ujar Didit Srigusjaya.

Dengan kondisi perekonomian masyarakat yang menurun saat ini, Didit mengajak agar seluruh stakeholder untuk bersama-sama turut membantu pemerintah. Hal ini dilakukan agar harga komoditi di Babel dapat terdongkrak dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Maka itu DPRD tetap akan bersinergi dengan gubernur. Niat beliau baik, bagaimana caranya mendongkrak harga komiditi utama rakyat saat ini. Untuk itu kita harus bekerja sama membantu perekonomian masyarakat Bangka Belitung,” ujar Didit.

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman me­ngatakan pemerintah saat ini akan tetap mencarikan solusi terbaik. Bersama dengan DPRD Babel, stakeholder lainnya membantu meningkatkan harga komoditi agar perekonomian masyarakat kembali meningkat.

“Mari kita sama-sama mengatasai permasalahan perekonomian saat ini. Pemerintah, stakeholder terkait, dan DPRD Babel untuk mencarikan solusi terbaik agar harga komoditas unggulan kita naik, demi untuk membantu perekonomian masyarakat Babel,” ujar Erzaldi Rosman. 

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved