Berita Pangkalpinang

Pemprov Akan Turunkan Tim dan Berkoordinasi dengan Pemkab Basel Tindaklanjuti SD di Pangkalanbatu

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menurunkan tim untuk menindaklanjuti binfrastruktur pendidikan di Dusun Pangkalanbatu

Pemprov Akan Turunkan Tim dan Berkoordinasi dengan Pemkab Basel Tindaklanjuti SD di Pangkalanbatu
Dokumen Bangka Pos
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menurunkan tim untuk menindaklanjuti beredarnya foto-foto mengenai infrastruktur pendidikan di Dusun Pangkalanbatu, Bangka Selatan. Demikian disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Sabtu (23/11/2019).

Dia menanggapi pertanyaan wartawan soal masih memprihatinkannya kondisi infrastrukur pendidikan di sana.

"Nanti provinsi akan menulusuri, mencari jalan yang terbaik. Nanti kami akan berkoordinasi dengan kabupaten. Jangan sampai informasi yang didapat tidak lengkap," kata Erzaldi.

Dia mengatakan, pihaknya akan mengirimkan tim untuk mengecek dan menanyakan apakah sudah ada tindakan menyikapi keadaan di sana. Langkah ini diambil karena kewenangan pendidikan tingkat SD dan SMP adalah ranah kabupaten kota.

"Jangan sampai nanti kalau sebetulnya kabupaten sudah melakukan tindakan dan follow up SD di Pangkalanbatu ini, dan kalau kami turun ke situ, jadi kurang pas," ujarnya.

Mantan Bupati Bangka Tengah itu mengatakan, sebelum 17 Agustus tahun 2018, dirinya meminta PT Timah untuk membuka jalan di sana. PT Timah bersama masyarakat kemudian membuka jalan di sana.

"Itu awalnya karena medsos seperti ini juga. Saat itu, saya minta PT Timah melalui CSR mereka untuk membangun, membuka jalan, yang tadinya terisolir, dan memang bahaya karena banyak buayanya, sekarang sudah bisa ditempuh kendaraan," ucap dia.

"Kami akan kirim tim, tanya baik-baik keadaan di sana," kata Erzaldi

Foto-foto yang menggambarkan kegiatan belajar mengajar di Dusun Pangkalanbatu, Bangka Selatan, beredar di media sosial. Dari foto-foto yang diperoleh bangkapos.com, tampak belasan anak (beberapa di antaranya tidak berseragam) tengah upacara di jalan setapak.

Ada juga foto empat siswa yang sedang menulis pada "meja" yang lebih mirip dengan bangku kayu panjang. Keempatnya duduk beralaskan papan.

Pihak Dindik Bangka Selatan menyatakan, kondisi ini bukan berarti adanya pembiaran. Dindik menyebut jumlah siswa di sana hanya delapan siswa dan untuk akses jalan dinilai masih sulit untuk membangun infrstruktur dan fasilitas pendidikan di sana.

Dindik Basel juga berjanji akan segera menelusuri kondisi terkini pendidikan di Pangkalanbatu

(bangkapos.com / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedy Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved