Hasrat Membangun Pariwisata Bangka Belitung Beridentitas Lokal dan Berdaya Saing Global

Segenap aspek masyarakat Kepulauan Bangka Belitung, pada prinsipnya memiliki hasrat untuk membangun wilayah Kepulauan Bangka Belitung

Hasrat Membangun Pariwisata Bangka Belitung Beridentitas Lokal dan Berdaya Saing Global
IST/DOK.DISBUDPAR BABEL
Seminar Pelestarian Cagar Budaya di Bangka Belitung dengan tema The Passion of The Archipelago di Sol Marina Bangka, Senin (25/11/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Segenap aspek masyarakat Kepulauan Bangka Belitung, pada prinsipnya memiliki hasrat untuk membangun wilayah Kepulauan Bangka Belitung melalui dunia pariwisata. Keinginan seperti itulah yang kemudian dirangkum dalam sebuah program dan dikonkritkan kedalam kegiatan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Membangun destinasi Bangka Belitung yang beridentitas lokal dan berdaya saing global itulah yang akhirnya memayungi hasrat dan keinginan masyarakat tadi,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rivai usai pembukaan kegiatan Seminar Pelestarian Cagar Budaya di Bangka Belitung dengan tema The Passion of The Archipelago di Sol Marina Bangka, Senin (25/11/2019) dalam rilis diterima bangkapos.com.

Menurut Rivai, beridentitas lokal dan berdaya saing global merupakan arah dunia pariwisata Kepulauan Bangka Belitung sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi (Riparprov) Kepulauan Bangka Belitung 2016 – 2025.

Pada kesempatan terpisah, Kabid Destinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rusni Budiati menambahkan, tema besar kegiatan adalah The Passion of The Archipelago dan dirinci dalam tema khusus, yaitu The Spirit of Heritage menceritakan peninggalan cagar budaya Babel dalam bentuk sketsa, The Spirit of Community kegiatan berupa pemberdayaan masyarakat dengan mengapresiasi para pelaku pariwisata dengan lomba desa wisata, dan terakhir, The Spirit of Collaboration adalah mengolaborasikan sektor-sektor pariwisata dalam membangun destinasi pariwisata Babel.

Tema-tema menggunakan kata The Spirit, jelas Rusni adalah untuk menggambarkan semangat untuk melestarikan dan memanfaatkan seluruh aset kebudayaan dan pariwisata yang dimiliki oleh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang sebetulnya tidak terbangun dengan serta merta.

Tetapi sebenarnya telah ada dan melekat di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, dan semangat tersebut menjadi semakin kuat karena Babel harus bertransformasi ekonomi ke depannya dari ekonomi berbasis sumber daya alam tak terbaharukan ke sumber-sumber daya yang lebih berkelanjutan.

Mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Asisten II Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel, Yanuar sekaligus membuka pameran Sketsa Peninggalan Sejarah Di Kepulauan Bangka Belitung yang akan berlangsung dari hari Senin sampai Kamis, tanggal 25 – 28 November 2019 di Sol Marina Bangka. (*)

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved