Berita Sungailiat

Wakil Bupati Bangka Buka Pelatihan Penanganan Kebakaran, 2019 Terjadi 266 Kasus Kebakaran

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangka melaksanakan Sosialisasi dan pelatihan penanganan bencana kebakaran pada masyarakat Kabupaten Bangka

Wakil Bupati Bangka Buka Pelatihan Penanganan Kebakaran, 2019 Terjadi 266 Kasus Kebakaran
Bangkapos/Riki
Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangka melaksanakan sosialisasi dan pelatihan penanganan bencana kebakaran pada masyarakat Kabupaten Bangka, pada Selasa (26/11/2019) di hotel Manunggal Sungailiat. 

BANGKAPOS.COM-- Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangka melaksanakan Sosialisasi dan pelatihan penanganan bencana kebakaran pada masyarakat Kabupaten Bangka, pada Selasa (26/11/2019) di hotel Manunggal Sungailiat.

Kepala Kantor Sat Pol PP Bangka, Dalyan Amrie, mendapingi Wakil Bupati Bangka, Syahbudin mendampingi untuk menyampaikan pembukaan pelatihan kepada 60 peserta dari delapan Kecamatan di Kabupaten Bangka, selama dua hari ini.

Wakil Bupati Bangka Syahbudin, mengatakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan sangat ia dukung karena melihat tingginya angka kebakaran hutan, lahan dan gedung di Kabupaten Bangka pada tahun ini yang mencapai total 266 kasus kebakaran.

"Ini kegiatan untuk kesekian kalinya, diadakan merupakan sebuah kebanggaan bagaimana mengatasi bencana alam, khususnya kebakaran, karena masih dirasakan dan dialami masyarakat kita. Menurut data dari Sat Pol PP kejadian kebakaran mulai dari bulan Januari hingga November, total kebakaran hutan,lahan dan gedung 266 kali dengan kerugian, mencapai Rp 3,8 miliar, menjadi perhatian bersama untuk mengatasi permasalahan tersebut," jelas Wakil Bupati Bangka Syahbudin.

Ia menambahkan, stategi pelatihan terhadap masyarakat umum ini, sebagai tujuan melakukan pembentukan strategi yang tepat untuk mencegah kebakaran, sesuai dengan visi misi dalam menghadapi bencana alam selama ini.

"Harus ada sistem tenaga bantuan membantu petugas pemadam, terutama yang jauh dari markas pemadaman, ini tujuan dan harapan kegiatan penanggulangan bencana di masyarakat agar ada tenaga terlatih di setiap masuk untuk mengantisipasi dan menanggulangi sebelum petugas kebakaran tiba di lokasi kejadian," lanjutnya.

Ia mengharapkan, sumber daya manusia yang memadai dan telah memanfaatkan ilmu serta teknologi, sangat mutlak di perlukan dalam sosialisasi dengan tujuan untuk penanggulangan bencana.

"Sehingga muncul tenaga terlatih di masyarakat menanggulangi sebelum petugas tiba, karena saya juga mengapresiasi tim pemadam, mereka yang telah pontang panting, satu hari lima hingga enam kali dalam sehari, terjadi kebakaran, rekan damkar kita selalu siap, ditempatkan di lokasi kejadian kebakaran, dengan segala risiko mereka hadapi," ungkapnya. 

(Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved