Berita Sungailiat

Laode Dedi, Nelayan Asal Sungailiat Temukan Benda Diduga Muntahan Ikan Paus

Nelayan I, Kecamatan Sungailiat, mendapatkan sebuah benda berbentuk bulat seperti batu yang ia duga muntahan ikan paus.

Laode Dedi, Nelayan Asal Sungailiat Temukan Benda Diduga Muntahan Ikan Paus
bangkapos.com/Riki Pratama
Laode Dedi (36) warga Jalan Lumba-lumba, Lingkungan Nelayan I, Kecamatan Sungailiat, mendapatkan sebuah benda berbentuk bulat yang ia duga muntahan ikan paus. 

Nelayan I, Kecamatan Sungailiat, mendapatkan sebuah benda berbentuk bulat seperti batu yang ia duga muntahan ikan paus.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Laode Dedi (36) warga Jalan Lumba-lumba, Lingkungan Nelayan I, Kecamatan Sungailiat, mendapatkan sebuah benda berbentuk bulat seperti batu yang ia duga muntahan ikan paus.

Benda itu ia temukan, pada Jumat lalu, di perairan Rebo, 11 mil dari muara air kantung Pelabuhan Sungailiat, Kabupaten Bangka, saat dirinya sedang memancing di perairan tersebut.

Dedi tidak bisa memastikan, apakah benda tersebut merupakan muntahan ikan paus, yang kalau dijual harga per kilonya sebesar Rp 20 juta, namun ia mengakui perlu hasil penelitian dari laboratorium dan tenaga ahli yang bisa memastikanya.

"Awal saya menemukanya, ketika saya mancing mencari ikan mau pindah dari karang Berindu Rebo arah timur dari muara Sungailiat menuju karang Hibu. Ketika di tengah perjalanan saya melihat benda tersebut kemudian saya ambil, yang membuat saya heran benda itu berat tetapi tidak tenggelam,"ungkap Dedi kepada wartawan, Rabu (27/11/2019) ditemui dikediamnya.

Benda yang berbentuk bulat tersebut, saat ini ia letakkan di atas sebuah wadah dan ia simpan dikediamnya, sambil menunggu kepastian apakah itu benar muntahan ikan paus atau tidak.

"Saya buka youtube ciri-ciri benda itu sama dengan penemuan muntahan ikan paus nelayan pulau Serangan Provinsi Bali. Saya coba ambil sedikit kemudian saya masukkan di dalam sendok makan lalu saya bakar mencair seperti minyak goreng. Saya juga coba ambil sedikit benda itu, lalu saya jemurkan di teriknya matahari menggunakan tutup panci, benda itu juga mencair menjadi seperti minyak sayur,"tukasnya.

Sampai sata ini benda yang diduga muntahan ikan paus itu disimpan Dedi sambil menunggu apakah ada yang ingin membeli benda tersebut.

"Ya masih menunggulah siapa tahu ada yang mau nawarnya,"ungkapnya

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved