Evi Astura Dilantik Ketua TP PKK, Markus Minta Bumikan Gerakan Cegah Stunting

Perempuan menjadi kunci dalam upaya untuk menurunkan angka prevalansi anak balita pendek atau stunting di Indoenesia utamanya di Bangka Barat (Babar).

Evi Astura Dilantik Ketua TP PKK, Markus Minta Bumikan Gerakan Cegah Stunting
Ist
Bupati Markus SH berpose bersama ketua TP PKK Bangka Belitung dan Ketua beserta anggota TP PKK Kabupaten Bangka Barat, Kamis (28/11) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Perempuan menjadi kunci dalam upaya untuk menurunkan angka prevalansi anak balita pendek atau stunting di Indoenesia utamanya di Bangka Barat (Babar).

Bupati Bangka Barat, Markus SH mendorong perempuan untuk lebih aktif dalam upaya mencegah terjadinya stunting akibat kurang gizi termasuk minimnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Isu stunting ini disampaikan Bupati Markus dalam sambutan saat menghadiri pelantikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Bangka Barat Evi Astura Markus oleh ketua TP PKK Bangka Belitung Melati Erzaldi, Kamis (28/11).

Bupati Bangka Barat, Markus SH berjalan bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bangka Barat, Evi Astura Markus dan Ketua TP PKK Provinsi Bangka Belitung Melati Erzaldi dan anggota TP PKK Kabupaten Bangka Barat lainnya menuju ruangan Pelantikan
Bupati Bangka Barat, Markus SH berjalan bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bangka Barat, Evi Astura Markus dan Ketua TP PKK Provinsi Bangka Belitung Melati Erzaldi dan anggota TP PKK Kabupaten Bangka Barat lainnya menuju ruangan Pelantikan (Ist)

"Isu stunting merupakan persoalan yang tak bisa dianggap sepele. Tapi Bangka Barat termasuk sangat baik menangani stunting selama ini. Ini dibuktikan dengan penghargaan dari Kemendagri sebagai kabupaten dengan inovasi terbaik menangani stunting. Stunting bukan hanya soal makanan saja, sebab kalau hanya makanan, stunting di Babel harusnya rendah karena kita punya ikan banyak. Tapi ada faktor pernikahan dini. Saya berpesan kepada pengurus PKK Bangka Barat untuk mengedukasi masyarakat kita agar masalah pernikahan hendaknya dipersiapkan dengan matang, sebab dampaknya bisa semakin tingginya angka perceraian di Babar," terang politisi PDI Perjuangan itu.

Bupati Markus berharap, dengan dilantiknya ketua TP PKK Babar ini ke depan PKK lewat program dan kegiatan positif, dapat menciptakan keharmonisan bagi keluarga serta mengharumkan Bangka Barat lewat prestasi yang dicapai.

Ketua TP PKK Babel Melati Erzaldi menyampaikan selamat atas dilantiknya Evi Astura Markus sebagai ketua TP PKK Babar. Soal stunting, Melati menyebut sebagai PR besar yang harus diintervensi untuk diminimalisir.

Ketua Dekranasda Bangka Barat Evi Astura bersama Bupati Bangka Barat Markus
Ketua Dekranasda Bangka Barat Evi Astura bersama Bupati Bangka Barat Markus (Ist/Pemkab Bangka Barat)

"Stunting adalah keadaan kurang gizi kronis. Kita sebagai ibu-ibu PKK tugasnya salah satu edukasi warga soal stunting. PKK bukan hanya milik prempuan tapi milik keluarga. Saya minta Ibu Evi segera bentuk kepengurusan. Kepada mereka yang diminta sebagai pengurus harap dukung dengan sukarela sebab PKK adalah sukarelawan untuk membantu masyarakat," tandas Melati.

Turut hadir pada kesempatan itu, Bupati Bangka Barat Markus SH, Kapolres AKBP M Adenan, utusan Dandim 0431/Babar, Kajari Helena Octavianne, Ketua PN Muntok Golom Siltonga, Plt Sekda M Effendi, asisten, staf ahli, para camat, kades dan undangan lainnya. (Humas Pemkab Bangka Barat)

Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved