Berita Pangkalpinang

Wow Take Home Pay PNS Baru di Pemprov Bangka Belitung Bisa Hingga Rp 9 Juta

Seorang PNS baru golongan 3 (setara lulusan S1) dengan jabatan staf bisa mendapatkan take home pay hingga Rp 9 juta.

Wow Take Home Pay PNS Baru di Pemprov Bangka Belitung Bisa Hingga Rp 9 Juta
kolase
Ilustrasi Take Home Pay PNS 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Di Provinsi DKI Jakarta, take home pay seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru bisa mencapai belasan juta. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta pada acara Mata Najwa baru-baru ini.

Lalu bagaimana dengan PNS baru di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung?

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Babel Sahirman Jumli mengatakan, seorang PNS baru golongan 3 (setara lulusan S1) dengan jabatan staf bisa mendapatkan take home pay hingga Rp 9 juta.

Take home pay ini didapatkan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kalau dengan skema Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) model lama, staf golongan 3 yang baru baru masuk itu, gaji plus tunjangan dan TPP, kurang lebih take home pay- nya Rp 8 atau Rp 9 juta," kata Sahirman, Kamis (28/11/2019).

Sahirman mengatakan, saat ini telah ada surat dari Kementerian Dalam Negeri terkait skema baru TPP yang akan diterapkan Pemprov Babel. Pihaknya akan membahas ini pada Senin (2/12/2019) mendatang.

"Untuk TPP menyesuaikan, kami akan bahas kembali Senin nanti apakah pakai pola lama atau pola baru sesuai surat Kemendagri," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan, ada beberapa hal yang juga perlu dipertimbangkan dalam skema baru TPP tahun depan.

Beberapa di antaranya adalah besaran Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) serta nilai kinerja dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Erzaldi mengatakan, penyesuaian yang akan diberlakukan dengan mentitikberatkan kinerja secara terukur. Pemprov tengah terus menyempurnakan sistem pemberlakuan dan pengawasannya.

"Si A misalnya, kerja dari jam berapa sampai jam berapa, mengerjakan apa. Nanti ada nilai batas atas dan bawah. Kalau tidak kerja, semalas-malasnya, misalnya dapat Rp 1 juta, serajin-rajinnya Rp 8 juta. Kalau dapat Rp 1 juta terus berarti kinerjanya kurang, pegawai ini akan ditegur," beber Erzaldi, Oktober lalu.

Tahun ini, hingga akhir masa pendaftaran, sebanyak 4.641 pelamar men-submit pendaftaran pada seleksi CPNS 2019 Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Saat ini verifikasi berkas para pelamar yang akan mengisi 120 kuota formasi CPNS Pemprov tahun ini tengah berlangsung.

Diketahui, apabila lulus, para CPNS ini nantinya akan mendapatkan 80 persen gaji dan sejumlah tunjangan. (Bangkapos.com/Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedy Qurniawan
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved