Berita Pangkalpinang

Yanuar Pastikan SPBU Komitmen untuk Penerapan Kartu Kendali BBM Subsidi

Yanuar memastikan seluruh SPBU di Bangka Belitung bisa sudah komitmen untuk penerapan kartu kendali BBM Subsidi (fuelcard).

Yanuar Pastikan SPBU Komitmen untuk Penerapan Kartu Kendali BBM Subsidi
Bangkapos.com/Dedy Qurniawan
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yanuar 

Yanuar Pastikan SPBU Komitmen untuk Penerapan Kartu Kendali BBM Subsidi

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yanuar memastikan seluruh SPBU di Bangka Belitung bisa sudah komitmen untuk penerapan kartu kendali BBM Subsidi (fuelcard).

Apalagi dalam berbagai rapat terkait kartu kendali ini, Hiswana Migas di Babel, tempat SPBU bernaung, ikut hadir.

"SPBU komit penerapan ini. Mereka ini diketuai Hiswana Migas, yang sudah kami undang terus di setiap rapat. Mereka sudah sampaikan kepada anggota mereka," ucap Yanuar ditemui di ruang kerjanya, Kamis (28/11/2019).

Pemprov Babel, kata Yanuar, juga sudah menggelar rapat persiapan jelang launching fuel card pada 2 Desember 2019 nanti baru-baru ini. Rapat juga mengundang Polda Babel dan Korem Garuda Jaya.

Hasil dari rapat tersebut, akan ada posko pengaduan dan call center. "Siapa tahu ada yang bertanya terkait pelaksanaan setelah launching nanti," ucapnya.

Selain itu, Yanuar mengatakan, satuan gabungan yang terdiri dari Pol PP, kepolisian dan TNI, juga akan melakukan pengamanan pada satu minggu awal pemberlakuan fuelcard di SPBU-SPBU.

"Kami sudah kirimkan surat kepada Polda dan Korem untuk bantuan pengamanan;" ucapnya.

Kartu kendali BBM Subsidi rencananya akan di launching pada 2 Desember 2019. Kabupaten kota yang pertama kali akan menerapkan ini adalah Pangkalpinang, dan secara bertahap akan diterapkan di kabupaten lain di Bangka Belitung.

"Per 1 Januari 2020, menyeluruh di Babel penerapan kartu kendali BBM Subsidi jenis solar dan premium ini," kata Yanuar.

Sebelumnya, Gubernur Bangka Belitung mengatakan, SPBU sudah mengetahui kebijakan ini. Itu ia sampaikan saat ditanyai mengenai SPBU yang tidak menerapkan kebijakan fuel card.

Erzaldi mengatakan, pemerintah juga sudah berkoordinasi dengan Polda Kepulauan Bangka Belitung dan pihak terkait lainnya untuk penerapannya.

"Sudah ada ketentuan undang-undangnya. SPBU yang melanggar, tutup. Dan ini pidana bila ada pembiaran BBM subsidi disalahgunakan," kata Erzaldi saat meminjau pendataan pengguna fuel card di UPT Samsat Pangkalpinang beberapa waktu lalu. (Bangkapos.com/Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedy Qurniawan
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved