Breaking News:

Akan Serang Pos TNI di Distrik Mugi, Anggota KKB Papua Ditembak di Kepala

Menjelang HUT OPM 1 Desember dan setahun pembantaian karyawan PT Istaka Karya di Nduga, pasukan TNI baku tembak dengan anggota KKB Papua

Kolase Intisari dan youtube
Ilustrasi: Kronologi Prajurit TNI Diserang KKB Papua Saat Sedang Shalat 

BANGKAPOS.COM--Menjelang HUT OPM 1 Desember dan setahun pembantaian karyawan PT Istaka Karya di Nduga, pasukan TNI baku tembak dengan anggota KKB Papua - Kelompok Kriminal Bersenjata, Jumat (29/11/2019).

Pasukan TNI dari Yonif Raider 514/Kostrad baku tembak dengan KKB di Distrik Mugi, Nduga, Papua, Jum'at (29/11).

Melansir info komando, kontak tembak tersebut terjadi saat Yonif Raider 514/Kostrad berhasil memergoki dan mengidentifikasi kedatangan KKB Papua yang diduga berniat melakukan penyerangan ke pos - pos TNI di Distrik Mugi.

Selama baku tembak terjadi, satu anggota dari kelompok OPM dikabarkan tertembak tepat di kepala.

Tapi saat dilakukan pengecekan tidak ditemukan adanya jasad, hanya bercak darah.

Diduga jasadnya berhasil dibawa kabur oleh kelompoknya masuk hutan.

"Betul ada kontak senjata di Mugi," ujar Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto, seperti dilansir kompas.com, Jumat (29/11/2019) dalam artikel berjudul "TNI Kontak Senjata dengan KKB di Nduga Papua".

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.25 WIT tersebut, terjadi karena KKB Papua yang diyakini merupakan kelompok Egianus Kogoya, ingin mengganggu helikopter TNI yang akan melakukan pendorongan logistik (dorlog) dari Kabupaten Mimika.

Waspada Penularan HIV Lewat Donor Darah, Konselor RSUD Depati Hamzah Beberkan Fakta Mengejutkan

Namun, prajurit TNI yang tengah bersiap melakukan pengamanan mengetahui keberadaan kelompok tersebut.

"Tadi ada anggota yang mau pengamanan heli yang mau dorlog, terus mereka melihat ada 5 orang membawa senapan serbu. Kemudian ditembak tapi tidak kena, akhirnya baku tembak sekitar 15 menit," kata Candra.

Halaman
1234
Editor: khamelia
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved