Berita Pangkalpinang

Jual Gincu Biayai Wisuda, Wisudawati STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung Dapat Laptop

Gubernur Babel memberikan laptop bagi wisudawan/wisudawati yang membayar wisuda dengan biaya sendiri.

Jual Gincu Biayai Wisuda, Wisudawati STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung Dapat Laptop
bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Gubernur Babel Dr H Erzaldi Rosman saat melakukan tanya jawab kepada wisudawan wisudawati yang akan mendapat laptop. Karena wisuda dengan biaya sendiri,  tanpa bantuan orangtua 

Gubernur Babel memberikan laptop bagi wisudawan/wisudawati yang membayar wisuda dengan biaya sendiri.

BANGKAPOS.COM,  BANGKA -- Gubernur Bangka Belitung Dr H Erzaldi Rosman memberikan apresiasi kepada 8 wisudawan STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung.

Dalam wisuda ke V STKIP Muhammadiyah Babel, Sabtu (30/11) Gubernur Babel memberikan laptop bagi wisudawan/wisudawati yang membayar wisuda dengan biaya sendiri. 

Dari delapan penerima laptop, 7 orang diantaranya membiayai sendiri biaya wisuda yaitu Mifta, Sri Utami, Suharti, Dea Adelia,  Randy Febrian,  Rizky Apriani dan Fitri Anisa.

Sedangkan satu orang yang hagal hadist bersedekah yaitu Fitrianto.

Dalam kesempatan itu Erzaldi mengatakan yang wisuda hari ini,  yang wisuda tidak mengharap orangtuanya untuk berdiri. 

Satu persatu hingga 7 orang maju ke depan untuk mendapakan laptop. 

Dari dialog ternyata uang untuk wisuda beragam, di antaranya dari ngelimbang,  pelatih taekwondo,  guru SD,  jual online, dan atletik .

"Jual online dan apa aja dijual pak. Jual gincu pak, " ujar salah seorang wisudawati dihadapan Gubernur. 

Bahkan ada penghasilan dari hasil bonus juara atletik. Bahkan saat Porwil di Bengkulu meraih medali hingga mendapat bonus Rp 20 juta. 

Gubernur Babel Erzaldi mengatakan kesuksesan wisudawan tak bisa diabaikan pengaruh dari orangtua. 

"Saya ingin menyampaikan kepada orangtua, untuk terus menebarkan kesuksesan," ujarnya.  

Bahkan Erzaldi menegaskan agar orangtua jangan memanjakan anak-anak. 

"Suruh terus dia untuk berusaha dan kalau dia tertantang, Insya Allah ke depan dia terus ketantang untuk menghadapi masa depan, " ungkap Erzaldi. 

Sehingga kata Erzaldi bahwa tantangan apapun akan bisa dihadapinya dan sekejam apapun akan dihadapinya. Namun dikemukakan  Erzaldi, hasil  diperolehnya itu yang penting halal.

Penulis: agusrya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved