Kisah Kelam Gadis Asal Bandung Keperawanan Hanya Dihargai Rp 300 Ribu Mimpi Kerja di Restoran Ambyar

Kisah Kelam Gadis Asal Bandung Keperawanan Hanya Dihargai Rp 300 Ribu Mimpi Kerja di Restoran Ambyar

Bangkapos/Yudha Palistian
Suasana tempat hiburan di daerah teluk bayur, Minggu (27/5/2018) dini hari. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bermimpi mendapatkan pekerjaan yang lebih layak dibandingkan tempat dirinya bekerja sebelumnya.

Dua gadis asal Bandung Ps (17) dan YY (17) harus mendapatkan kenyataan pahit.

Tragisnya lagi pekerjaan itu malah menjeremuskannya ke dalam kumbangan dosa.

Parahnya lagi YY (17) remaja asal Bandung terpaksa melepaskan keperawanannya kepada lelaki hidung belang.

Mirisnya nilai dari kesuciannya itu hanya dihargai Rp 300 ribu itupun masih dibagikan dua dengan Mami pemilik Kafe esek-esek yang ada di Teluk Bayur Bangka.

Dua gadis yang masih ABG (Anak Baru Gede) asal kota kembang Bandung ternyata menjadi korban praktik perdagangan orang.

Satu di antaranya mengaku perawannya terjual dengan harga Rp 300 ribu saja.

PS (17) dan YY (17) tak menyangka nasibnya di tanah rantauan harus berakhir kelam.

Niat bekerja di sebuah kafe (seperti warung kopi) di Pangkalpinang, ternyata hanya sebuah angan yang tak kesampaian.

Keduanya malah dipekerjakan melayani pria hidung belang di kafe esek-esek yang berada di Teluk Bayur.

Halaman
1234
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved