Berita Pangkalpinang

Alexander Fransiscus Bicara Kasus Penertiban Tambang Ilegal Sijuk Saat Silahturahmi ke Bangka Pos 

Alexander menyoroti soal kejadian penertiban tambang illegal di Sijuk beberapa waktu lalu.

Alexander Fransiscus Bicara Kasus Penertiban Tambang Ilegal Sijuk Saat Silahturahmi ke Bangka Pos 
Dokumen Bangka Pos
Anggota DPD RI, Dapil Provinsi Babel, Alexander Fransiscus gelar silahturahmi ke Bangka Pos, Senin (2/12) diterima Pemimpin Perusahaan, Daryono, Wakil Pemimpin Perusahaan, Vivi dan Pemimpin Redaksi, Ibnu Taufik Jaryanto. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Provinsi Bangka Belitung, Alexander Fransiscus menggelar silahturahmi ke Kantor Bangka Pos Group, Senin (2/12).

Kedatangan Alexander diterima Pemimpin Perusahaan, Daryono, Wakil Pemimpin Perusahaan, Vivi, Pemimpin Redaksi, Ibnu Taufik Jaryanto.

“Saya datang ke sini untuk bersilahturahmi dengan media. Karena bagi saya media merupakan mata dan telinga. Kita harapkan keluhan dan persoalan masyarakat yang tidak terekam oleh kami bisa direkam oleh media dan disampaikan sehingga kami bisa membawa persoalan ini ke tingkat pusat,” ungkap Alexander Fransiscus, Senin (2/12).

Alexander menambahkan dalam kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan, dirinya mendapatkan banyak sekali keluhan dan persoalan masyarakat.

“Masyarakat mengeluh soal  harga hasil produksi yang anjlok, tumpang tindih perizinan dan pemanfaatan kawasan hutan, soal gas elpiji tiga kilogram, BBM subsidi serta kondisi perekonomian yang melemah, daya beli menurun. Ini semua menjadi bahan untuk disampaikan dalam rapat komite,” ungkap Alexander Fransiscus.

Lebih lanjut Alexander menyoroti soal kejadian penertiban tambang illegal di Sijuk beberapa waktu lalu.

“Kasus penertiban tambang di SIjuk beberapa waktu lalu sudah mulai diam. Ini persoalan penegakan hokum, tidak berhenti di perdamaian. Karena itu kita mendesak untuk ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur hokum yang berlaku. Bahkan persoalan ini sudah disampaikan ke DPR RI dan sudah ditindaklanjuti dengan kunjungan kerja DPR RI ke Bangka Belitung,” ungkap Alaxander Fransiscus.

Pemimpin Perusahaan Bangka Pos Group, Daryono mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan silahturahmi yang selama ini terbangun.

“Saatnya kita terus bersinergi untuk membangun Bangka Belitung sesuai dengan bidang tugas kita masing-masing,” ungkap Daryono.

Pemimpin Redaksi Bangka Pos, Ibnu Taufik Jaryanto menjelaskan media memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan keluhan dan persoalan masyarakat melalui para wakil termasuk anggota DPD RI.

“Iini suatu bentuk sinergi yang baik. Kami memiliki tanggung jawab moral menyuarakan persoalan yang disampaikan para wakil rakyat termasuk anggota DPD RI, menyuarakan keluhan dan persoalan masyarakat. Mari kiita tetap bersinergi untuk mendukung pengembangan bumi Serumpun Sebalai,” harap Taufik.

Penulis: respileba
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved