Berita Pangkalpinang

Alexander Fransiscus Minta Kapolda Tuntaskan Kasus Kericuhan Tambang TI di Desa Sijuk

Anggota DPD RI asal Bangka Belitung, Alexander Fransiscus mempertanyakan keseriusan Polda Babel dalam menangani tragedi Sijuk

Alexander Fransiscus Minta Kapolda Tuntaskan Kasus Kericuhan Tambang TI di Desa Sijuk
Bangkapos.com/Hendra
Anggota DPD RI, Alexander Fransiscus. 

Dia menyebut, penambang yang melakukan penyerangan terhadap Wakil Gubernur dan Satpol PP itu berada di lokasi terlarang.

“Ini harus menjadi perhatian Bersama. KAsus penambangan itu terjadi di hutan lindung. INi bukan main-main. Jadi harus ditindak tegas,” imbuhnya.

Ia menegaskan, jika kasus ini tak ada ujungnya, akan membawa ke paripurna di Lembaga DPD.

Wakil Gubernur Kepulauan Babel Abdul Fattah tiba di Mapolsek Sijuk, Kabupaten Belitung, Sabtu (2/11/2019).
Wakil Gubernur Kepulauan Babel Abdul Fattah tiba di Mapolsek Sijuk, Kabupaten Belitung, Sabtu (2/11/2019). (posbelitung.co/dede s)

Heran Satpol PP Babel Jadi Tersangka

Sebelumnya, sejumlah pihak juga menuntut agar kepolisian bertindak tegas dalam kasus ini.

Beberapa pihak juga mengaku heran dalam kasus tersebut justru polisi menetapkan tersangka dari pihak Satpol PP.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Babel, Bong Ming Ming juga mengaku heran dengan proses hukum kasus ini.

Menurut Bong Ming-ming yang seharusnya diproses secara hukum itu adalah penambang ilegalnya. Mereka sudah bekerja dan merusak hutan lindung dan jelas sudah melanggar hukum.

“Harusnya yang diproses hukum itu pemilih tambang ilegalnya. Jelas-jelas mereka sudah melanggar hukum, menambang di kawasan hutan lindung,”  jelas  Bong Ming-ming. 

Tidak Ada Diskriminasi

Halaman
123
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved