Disinggung 'Apes' Tidak Kebagian Kursi Menteri oleh Ustadz Al Habsyi Begini Reaksi Yusuf Mansur

Disinggung 'Apes' Tidak Kebagian Kursi Menteri oleh Ustadz Al Habsyi Begini Reaksi Yusuf Mansur

Disinggung 'Apes' Tidak Kebagian Kursi Menteri oleh Ustadz Al Habsyi Begini Reaksi Yusuf Mansur
Instagram Ustaz Yusuf Mansur/ Kompas
Disinggung 'Apes' Ngak Kebagian Kursi Menteri oleh Ustadz Al Habsyi Begini Reaksi Yusuf Mansur 

Menurut Yusuf Mansur, pembahasan tentang pro dan kontra larangan penggunaan cadar maupun celana ngatung sangat menarik diperbincangkan, mengingat hal tersebut sangat sensitif dan menyinggung ideologi seseorang.

Diakuinya, Indonesia yang terdiri dari beragam suku, bangsa, bahasa hingga agama memiliki perbedaan antara satu dengan lainnya.

Sehingga, perbedaan hingga perselisihan pendapat dan pemahaman diyakininya sangat mungkin terjadi di Nusantara, termasuk pandangan tentang cara berpakaian.

Sebab, apabila dilihat secara mendalam, ajaran agama tidak terlepas dari pengaruh budaya, sehingga patokan adab dalam berpakaian pun berbeda antara satu dengan lainnya.

"Tidaklah kemudian kita menjadi elok apabila melihat yang berbeda, melihat yang tidak sama, terus kita menggeneralisir dengan satu dasar, misalkan kecurigaan, dengan satu dasar misalkan kekekhawatiran, dengan satu dasar ketakutan."

"Misalnya khusus soal cadar-niqab, celana cungkring ya dikhawatirkan dari sana terjadi radikalisme, terjadi bahaya, unsur keamanan dan lain-lain sebagainya, menurut saya tidak lah tepat ya. Ini kan juga sudah sama seperti mengeneralisir," ungkap Ustadz Yusuf Mansur.

"Kalau udah mengeneralisir, apa-apa aja itu jadi nggak bijak lagi, jadi nggak arif lagi, kalau apa-apa dipandang sebagai sesuatu yang pasti terjadi, nanti terjadi, itu kan berarti dibangun di atas ketakutan, dibangun di atas kekhawatiran," jelasnya.

Artis Deddy Corbuzier (kedua kiri) bersama Ulama Gus Miftah (kiri) dan Ulama Yusuf Mansur (kedua kanan) berjalan sebelum menemui Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nonaktif Ma'ruf Amin di kediamannya di Jakarta, Jumat (21/6/2019). Kedatangan Deddy Corbuzier menemui Ma'ruf Amin untuk meminta doa sekaligus agar lebih mengenal islam usai Deddy Corbuzier resmi memeluk agama Islam. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Artis Deddy Corbuzier (kedua kiri) bersama Ulama Gus Miftah (kiri) dan Ulama Yusuf Mansur (kedua kanan) berjalan sebelum menemui Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nonaktif Ma'ruf Amin di kediamannya di Jakarta, Jumat (21/6/2019). Kedatangan Deddy Corbuzier menemui Ma'ruf Amin untuk meminta doa sekaligus agar lebih mengenal islam usai Deddy Corbuzier resmi memeluk agama Islam. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Dia mengakui menyukai model celana ngatung, lantaran merupakan mode busana terkini yang populer bagi kaum milenial.

"Saya sendiri menyukai celana agak-agak ngatung dikit, agak cungkring dikit gitu, kan gaya-gaya sekarang gitu, celananya agak ke atas, di atas mata kaki, ya itu kan anak muda sekarang walaupun cungkringnya itu agak berbeda," ungkapnya.

Selain selera berpakaian, keputusan seorang muslimah mengenakan cadar ataupuun ikhwan menggunakan celana cungkring berkaitan dengan ideologi seseorang.

Halaman
1234
Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved