GAY Bangka (Edo) Ngaku Ladeni Tamu Kebelet Jadi Main Sodok Tapi Tak Puas hingga Kisah ODHA di Beltim

Edo (28) bukan nama sebenarnya mengaku sehari-hari bekerja sebagai penjual jasa atau pemuas nafsu sesama jenis.

GAY Bangka (Edo) Ngaku Ladeni Tamu Kebelet Jadi Main Sodok Tapi Tak Puas hingga Kisah ODHA di Beltim
Humas Polres Jakarta Utara
ilustrasi (foto tak ada kaitannya dengan berita di bawah) 

Menjadi gay sudah dijalani Edo sejak tahun 2011.

Edo paham betul, bahwa pekerjaan yang dilakukannya sangat beresiko terhadap kesehatan dan kehidupannya.

Dalam dunia kerjanya, Edo kerap kali mendapatkan perlakuan tak menyenangkan dari tamu. 

Bahkan sampai kekerasan secara fisik seperti memukul, mencekik dan membuat alat kelaminya terasa sakit.

STATUS Pamit di Facebook Jadi Isyarat Cewek SMA Ini Wafat? Begini KRONOLOGI dan Fakta yang Terungkap

"Saya pernah diperlakukan seperti itu, dalam artian tidak sering. Tergantung dapat tamunya seperti apa. Karena saya ini penjual jasa, jadi kebutuhan tamu itu yang paling penting," kata Edo saat dijumpai bangkapos.com di sebuah kafe di Pangkalpinang, Minggu(1/12/2019).

Hubungan tak normal yang dijalani Edo bukan tak beresiko. 

Komunikasi yang mengalir pun tidak lancar karena semuanya fokus pada kepuasan.

"Pas (main) langsung sodok saja, itu terasa sakit, karena tamu kebelet jadi tanpa menggunakan pelumas (pelicin), jadi terasa sakit sekali," ungkap Edo.

Menyikapi hal tersebut, Edo tak bisa berbuat banyak.

Semuanya dilakukan yang penting kebutuhan ekonomi bisa terpenuhi.

Halaman
1234
Penulis: Edy Yusmanto (Ero)
Editor: ediyusmanto
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved