Berita Pangkalpinang

Wacanakan Stadion Baru, Manager PS Soeratin 92+: Sudah Semestinya Pemda Investasi Jangka Panjang

Manager PS Soeratin 92+, Job Kus Devianof beberkan alasan Bangka Belitung perlu stadion baru yang memiliki fasilitas mempuni.

Wacanakan Stadion Baru, Manager PS Soeratin 92+: Sudah Semestinya Pemda Investasi Jangka Panjang
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevi
Stadion Depati Amir Kota Pangkalpinang. 

Manager PS Soeratin 92+, Job Kus Devianof beberkan alasan Bangka Belitung perlu stadion baru yang memiliki fasilitas mempuni.

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Manager PS Soeratin 92+, Job Kus Devianof beberkan alasan Bangka Belitung perlu stadion baru yang memiliki fasilitas mempuni.

Devianof mengungkapkan Bangka Belitung perlu memiliki stadion bertaraf internasional yang bisa digunakan untuk penyelenggaraan event nasional ataupun internasional.

"Contoh stadion seperti Jakabaring di Palembang, dengan ada stadion seperti itu membuat sebuah efek yg sangat menguntungkan. Hal ini karena daerah kita dapat dipercaya untuk bisa menyelenggarakan event-event besar. Membuat sumber pendapatan baru dengan hadirnya penonton bukan hanya dari dalam tapi juga dari manca negara. Saya membayangkan begitu besarnya nama palembang sekarang, dari mulai PON, Sea Games, Asian games dan besok terpilih lagi menjadi penyelengara piala dunia usia 20," ujar Devianof, Senin (02/12/2019).

Lebih lanjut Devianof juga mengatakan, berbagai sektor seperti ekonomi akan terangkat jika pemerintah daerah berani melakukan investasi pada Stadion baru.

"Sudah semestinya pemerintah daerah kita berani berinvest untuk jangka panjang. Hal ini karena nantinya pariwisata akan terangkat,  ekonomi masyrakat tentunya juga akan jadi lebih baik," lanjut.

Dengan adanya stadion baru tentunya akan dibarengi dengan kemunculan bibit muda, dalam sektor olahraga yang tentunya dapat membanggakan nama Bangka Belitung.

"Dukungan dari pemerintah daerah sudah tentu harus sejalan dengan adanya stadion bertaraf internasional tadi. Hal ini karena saat ini para pemain tidak bisa berbuat banyak, setelah mereka dihadapkan dengn kebutuhan hidup. Jadi bibit yang ada benar-benar di jaga oleh pemerintah, di cukupi kebutuhannya sehingga olah raga yang mereka tekuni bisa jadi pegangan hidup," tuturnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved