Berita Bangka Barat

KASN Tempatkan Yunan Helmi ke JPT Pratama, 'Saya Cari Kebenaran, Bukan Pengen Jadi Sekda Lagi'

Yunan Helmi menggelar konferensi pers terkait penonjoban dirinya sebagai Sekda Bangka Barat.

KASN Tempatkan Yunan Helmi ke JPT Pratama, 'Saya Cari Kebenaran, Bukan Pengen Jadi Sekda Lagi'
Bangka Pos / Anthoni Ramli
Yunan Helmi, menggelar konfrensi pers terkait penonjoban dirinya sebagai Sekda Bangka Barat. Konferensi pers berlangsung di rumah Kebun, Muntok Bangka Barat, Selasa (3/12/2019) sore 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Yunan Helmi menggelar konferensi pers terkait penonjoban dirinya sebagai Sekda Bangka Barat. Konferensi pers berlangsung di rumah Kebun, Muntok Bangka Barat, Selasa (3/12/2019) sore.

Pada kesempatan itu, Yunan didampingi Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Kabupaten Bangka Barat Des Kurniawan. Sesuai janji Yunan, apapun hasil keputusan dan rekomensasi KASN tersebut.

" Sesuai janji saya kemarin, apapun hasilnya akan saya sampaikan ke kawan- kawan. Tak hanya kalau hasilnya bagus saja, tidak demikian itu bukan tipe saya. Jadi apapun yang turun dari KASN suka duka dan pahit manis nya saya akan tetap teguh itulah kira -kira," kata Yunan Helmi.

Dalam konferensi tersebut Yunan hanya menjabarkan beberapa poin penting terkait rekomendasi tersebut, mengingat banyaknya lembaran jika dipaparkan satu persatu.

"Surat KASN sudah turun ini kalau saya bacakan panjang sekali sampai sembilan halaman tapi intinya begini Surat ini nomor B3882/KSN/11/2019 tentang rekomendasi atas pengaduan dugaan pelanggaran terkait pembebasan dari jabatan sekda Bangka Barat," bebernya.

Menurut Yunan, berdasarkan analisis dokumen dan klarifikasi kepada pihak terkait KASN menyimpulkan pembebasan jabatan dirinya secara prosedur tidak terpenuhi dari sisi ketentuan peraturan perundang undangan.

"Mempertimbangkan hal itu maka KSN merekomendasikan kepada bupati agar menempatkan kembali saya ke Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama," beber Yunan.

Namun Yunan tidak bisa memastikan apakah kesimpulan rekomendasi tersebut, mutlak mengembalikan jabatannya sebagai Sekda Bangka Barat.

Terlebih Bagi Yunan Helmi, jabatan nomor sekian. Namun yang paling Utama bagi dirinya prosedur pemberhentiannya tidak memenuhi syarat.

"Jadi yang saya cari ini bukan untuk menjadi sekdanya, tapi yang utama adalah nilai-nilai kebenaran. Dilantik atau tidak nantinya sebagai sekda itu bukan yang utama. Jabatan awal saya ini sekda sebelum dinonjob bupati, artinya ketika pemberhentian ini tidak memenuhi peraturan perundang undangan maka harus dikembalikan sebagai jpt pratama sekda kembali," pungkasnya.

Halaman
12
Penulis: Antoni Ramli
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved