NAFSU Dosa (Rembulan) Tak Terbendung Ketika Bertemu Tamu Ganteng dan Gagah hingga CurhatanGay Bangka

Orangnya ganteng, moodnya dapet makan tidak bayar pun tidak apa-apa. Karena semuanya bisa dinegosiasikan dengan baik

NAFSU Dosa (Rembulan) Tak Terbendung Ketika Bertemu Tamu Ganteng dan Gagah hingga CurhatanGay Bangka
blogspot
Ilustrasi (foto ini tak ada kaitannya dengan berita di bawah) 

"Kemarin pernah yang datang ke Bangka, dalam keadaan hamil dan positif HIV. Tapi sudah ditangani lembaga khusus penderita AIDS," ungkapnya.

Ketakutan terinfeksi virus HIV, membuat Rembulan tak berhenti (bekerja).

Justru pekerjaan ini dinikmati Rembulan, apalagi tamu yang meminta pelayanannya ganteng secara fisik. 

"Jika sudah nafsu, apa mau dikata, lanjut saja. Saya menerima tamu tergantung mood, kalau cocok, apalagi orangnya cakep, lanjut,"  ujar Rembulan.

Curhatan Gay

Edo (28) bukan nama sebenarnya mengaku sehari-hari bekerja sebagai penjual jasa atau pemuas nafsu sesama jenis.

Alasannya sederhana, karena untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. 

Menjadi gay sudah dijalani Edo sejak tahun 2011.

Edo paham betul, bahwa pekerjaan yang dilakukannya sangat beresiko terhadap kesehatan dan kehidupannya.

Dalam dunia kerjanya, Edo kerap kali mendapatkan perlakuan tak menyenangkan dari tamu. 

Halaman
1234
Penulis: Edy Yusmanto (Ero)
Editor: ediyusmanto
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved