Berita Sungailiat

Oknum Tarik Alat Berat Setelah Muncul Berita di Media Online, Begini Kata Bupati dan Kapolres

Mereka kemudian langsung menarik alat berat keluar dari lokasi, karena khawatir pemberitaan media berbuntut penangkapan alat berat dan tambang timah

Oknum Tarik Alat Berat Setelah Muncul Berita di Media Online, Begini Kata Bupati dan Kapolres
Istimewa
Ilustrasi: Kendaraan alat berat untuk pembukaan lahan di Desa Mendo Kecamatan Mendobarat Bangka. Lahan itu rencananya untuk perkebunan kelapa sawit, diusahakan oleh pengusaha asal desa Rebo Sungailiat Bangka, Ab Rabu (20/11/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pemberitaan media online, Selasa (3/12/2019) siang, tentang maraknya tambang timah menggunakan alat berat di hutan mangrove konservasi Dusun Gedong Desa Lumut Kecamatan Belinyu Bangka l, membuat pemilik alat berat gerah. Mereka kemudian langsung menarik alat berat keluar dari lokasi, karena khawatir pemberitaan media berbuntut penangkapan alat berat dan tambang timah ilegal yang mereka usahakan.

"Infonya sore ini alat berat langsung ditarik keluar lokasi setelah adanya pemberitaan di media online siang tadi. Sore ini alat berat sebagian besar sudah ditarik keluar," kata sumber si pemberi informasi maraknya tambang timah ilegal di Dusun Gedong, perbatasan dengan Dusun Tanjungbatu Lumut Belinyu, Selasa (3/12/2019) petang.

Bupati Bangka, Mulkan dikonfirmasi soal maraknya tambang yang merambah hutan mangrove konservasi tersebut kepada Bangka Pos, Selasa (3/12/2019) malam mengatakan, penambangan di kawasan hutan merupakan pelanggaran pidana.

"Oleh karenanya kami minta aparat penegak hukum untuk menindak penambang yang merambang di kawasan hutan mangrove dan kawasan konservasi. Kami dari Pemkab Bangka akan melakukan penertiban bersama-sama melibatkan para penegak hukum," katanya.

Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono kepada Bangka Pos, Selasa (3/12/2019) malam memastikan akan terlebih dahulu mengecek kebenaran informasi ini, termasuk dugaaan adanya oknum anggotanya yang disinyalir sebagai pemasok alat berat dan jadi beking tambang ilegal yang dimaksud.

"Kita cek kondisinya," tegas Kapolres.

(bangkapos.com/ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved