PENGAKUAN GAY Bangka dan PSK Tentang Perilaku Seks Menyimpang dan Bahayanya HIV Aids

"Setelah berhubungan dengan pekerja seks baik pria atau wanita, mereka berhubungan sama istri.

PENGAKUAN GAY Bangka dan PSK Tentang Perilaku Seks Menyimpang dan Bahayanya HIV Aids
Tribunnews.com
Kampanye anti HIV/AIDS 

PENGAKUAN GAY Bangka dan PSK Tentang Perilaku Seks Menyimpang dan Bahayanya HIV Aids

BANGKAPOS.COM - "Saya pernah melakukan hubungan seks, bahkan dengan cara tak wajar. Selain itu, juga hubungan berisiko (kena HIV) saya lakukan tanpa pelindung," ungkap Edo (28), bukan nama sebenarnya di sebuah kafe Kota Pangkalpinang, Minggu (1/12/2019) malam.

Edo mengisahkan perjalanan hidupnya sebagai penyuka sesama jenis hingga melayani jasa untuk pelanggan. Momentum Hari AIDS Dunia, pada 1 Desember menjadi perhatian Edo dan kawan-kawannya.

"Dulu masyarakat berasumsi tentang HIV menyerang orang yang bekerja di dunia malam, tempat hiburan, prostitusi dan kaum berisiko tinggi saja," ungkapnya sambil merapikan rambutnya.

Namun, kata Edo, penyakit itu justru bisa menyerang ibu rumah tangga. Penyebabnya, seorang suami yang melakukan hubungan seksual dengan ODHA (Orang dengan HIV/AIDS), lalu menjangkiti penyakitnya kepada istri.

Meski tahu perbuatannya berisiko HIV, Edo tetap melakukannya karena kebutuhan hidup.

"Setelah berhubungan dengan pekerja seks baik pria atau wanita, mereka berhubungan sama istri.

Nah inilah risiko terjangkit virus HIV, itulah kenapa virus kena ibu rumah tangga," jelasnya.

Edo kini juga disibukkan sebagai aktivis peduli HIV. Dia bersama teman-temannya di komunitas memberikan informasi terkait penyebaran penyakit berbahaya tersebut.

Dia tak memungkiri, sebagai pekerja seks sangat rentan terkena penyakit tersebut, apalagi dilakukan secara tidak wajar.

Sementara, Eko (35) nama samaran yang tergabung dalam aktivis peduli HIV/AIDS mengatakan, banyak teman-temannya terjangkit HIV.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved