Advertorial

Tingkatkan Minat Baca dan Mempraktekan Hasil Bacaan

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan Sosialisasi Peningkatan Minat Baca bagi mahasiswa dan pelajar

Tingkatkan Minat Baca dan Mempraktekan Hasil Bacaan
ist/Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Bangka Pos/Edwardi SOSIALISASI--Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan Sosialisasi Peningkatan Minat Baca bagi mahasiswa dan pelajar di ruang pertemuan STKIP Muhammadiyah Babel, Senin (2/12). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan Sosialisasi Peningkatan Minat Baca bagi mahasiswa dan pelajar di ruang pertemuan STKIP Muhammadiyah Babel, Senin (2/12/2019).

Kegiatan yang me­ngusung Tema “Aku, Kamu, Kita Membaca Bersama” menghadirkan narasumber mantan Rektor UBB Prof Dr Bustami Rahman, penulis buku Ahmadi Sofyan, Duta membaca Babel, Annisa.

Dalam kegiatan ini juga diberikan Sertifikat Akreditasi Perpustakaan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang dilakukan Perpustakaan Nasional.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Babel, Asyraf Suryadin mengatakan ke­giatan Sosialisasi Peningkatan Minat Baca menggunakan dana dekontrasi untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar dan mahasiswa agar memahami pentingnya membaca.

“Tidak hanya membaca tetapi ke depan kita berharap mereka mampu mengimplementasikan apa yang dibaca dengan kehidupan nyata,” kata Asyraf.

Asyraf menegaskan tujuan dibangun perpustakaan agar terbangun semangat membaca untuk kesejahteraan.

“Sebagai contoh ada bebe­rapa buku soal ketrampilan dan masyarakat yang membaca itu bisa menerapkannya sebagai bagian ­aplikasi dari apa yang sudah dia baca,” jelas Asyraf.

Dilanjutkannya, peserta sosialisasi dari mahasiswa dan pelajar diharapkan nanti mereka mampu menjadi agen perubahan di masyarakat karena mahasiswa ini ada yang nama program KKN (Kuliah Kerja Nyata) dimana nanti mereka bisa menggiring masyarakat agar membaca buku-buku tentang ketrampilan yang bisa di­praktekkan.

“Misalnya di perpustakaan itu ada buku cara memasak nasi goreng, nanti mereka mempraktekkannya, bila perlu nanti mereka digi­ring ke perpustakaan untuk mengadakan lomba memasak nasi goreng, bila hasil nadi gorengnya bagus, enak dan disukai orang bukan tidak mungkin nanti mereka bisa membuka warung nasi goreng gara-gara hasil dari membaca tadi,” kata Asyraf.

Ditambahkannya, kalau untuk mahasiswa membaca buku-buku yang berkaitan dengan pelajarannya, misalnya membaca bukyu tentang hasil kajian-kajian penelitian. Hasil penelitian itu biasanya banyak referrnsi-referensi nanti mereka membaca, menterjemahkan sekaligus mempraktekkan,” jelasnya. (Ad/edw/shi)

Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved