Berita Bangka

Cek Fisik Kendaraan Dinas Pemkab Bangka, Ditemukan ada yang Menunggak Pajak

Kendaraan yang tertua milik Pemkab Bangka berkisar 10 tahun, setelah itu aset tersebut dilakukan pelelangan

Cek Fisik Kendaraan Dinas Pemkab Bangka, Ditemukan ada yang Menunggak Pajak
Bangkapos.com/Riki Pratama.
Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Bangka melakukan pengecekan fisik seluruh kendaraan roda dua dan empat milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Bangka. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Badan Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bangka, melakukan pengecekan fisik seluruh kendaraan roda dua dan empat milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Bangka.

Pemeriksaan secara bertahap dilakukan, dari setiap dinas yang memamerkan kendaraannya, lalu petugas aset melihat kondisi serta menyamakan dengan data yang dimiliki dengan fisik kendaraan di lapangan. Setelah sama, lalu ditandai.

"Kegiatan ini adalah cek fisik kendaraan dinas roda dua dan empat, tujuannya sebagai indikator mendapatkan WTP, jadi berdasarkan data dengan yang fisik harus sama, untuk semua OPD,"ungkap Kabid Aset Trisno Badan Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bangka kepada wartawan, Rabu (4/12/2019).

Ia menambahkan, sejauh ini sudah ada 11 OPD dilakukan pengecekan kendaraan dinas, dilihat semua kondisi fisiknya.

"Kondisinya bagus, tidak ada yang rusak, lalu ada yang tidak bisa dihadirkan minta foto gambarnya, artinya tidak mengada ada, dan sejauh ini tidak ada yang hilang. Untuk target kita antara data induk dengan cek fisik di lapangan harus sesuai misalnya jumlah 100 di cek fisiknya juga 100,"lanjutnya.

Ia menambahkan, kendaraan yang tertua milik Pemkab Bangka berkisar 10 tahun, setelah itu aset tersebut dilakukan pelelangan.

"Kendaraan rata-rata sekitar 10 tahunan akan mengadakan lelang, baik roda dua dan empat, dengan catatan belum ada penggunaanya, namun sesuai anggaran, bila masih dapat kita fungsikan dahulu, untuk total jumlah kendaraan seluruhnya ribuan,"lanjutnya.

Trisno, menambahkan, dengan adanya pemeriksaan ini harapanya, banyak kondisi kendaraan sesuai dengam data aslinya dan meminta penggunanya untuk merawat aset tersebut.

"Harapan kita kendaraan ini terutama OPD banyak kendarana baik bisa digunkan sesuai dengan fungsinya, ada yang tertunggak pajak untuk membayar pajaknya, sekitar dibawah 10 persen, karena kita terkendala anggaran, dianggarakan tidak sebanyak jumlah motor ini, jadi diharapkan dibayar mandiri,"ungkapnya.

Sementara, Wakil Bupati Bangka Syahbudin, juga ikut menyarankan, agar para ASN menjaga semua aset kendaraan yang dipakai, tujuanya agar dalam penilaian BPK nantinya, Pemkab dapat mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Aset ini diperhatikan karena kendaraan ini dipakai untuk bekerja, ada plat BN ada barang jangan ada pencatataan barang tidak ada, jaga aset kita, karena kita mau akhir tahun penilaian dari BPK kita harapkan aset dan pelaporan baik, untuk bisa mempertahankan WTP,"tukasnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved