Berita Bangka Selatan

Curhat Harga Lada Anjlok, Petani Terpaksa Banting Tulang Jadi Kuli Bangunan Demi Nafkahi Keluarga

Ia sendiri sudah menjadi petani lada sekitar 40 tahun. Jatuh bangun, naik turun harga lada ini telah dialaminya.

Curhat Harga Lada Anjlok, Petani Terpaksa Banting Tulang Jadi Kuli Bangunan Demi Nafkahi Keluarga
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Mang Yamin saat merawat tanaman lada miliknya di Desa Keposang, Kabupaten Bangka Selatan 

Curhatan Petani Harga Lada Anjlok, Terpaksa Banting Tulang Jadi Kuli Bangunan Demi Nafkahi Keluarga

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Mang Yamin, nama sapaan seorang petani lada di Dusun Air Bulang, Desa Keposang harus berputar otak untuk mencari pekerjaan tambahan.

Hasil tamanan lada atau populer di Bangka Belitung disebut sahang yang ditanamnya tahun ini tak membuatnya bisa tersenyum karena harga lada yang merosot jauh.

Ia sendiri sudah menjadi petani lada sekitar 40 tahun. Jatuh bangun, naik turun harga lada ini telah dialaminya. Namun kali ini membuat dadanya kian sesak karena harga sahang tak sesuai harapannya.

Ditemui oleh Bangkapos.com pada Rabu, (4/12/2019) Mang Yamin mengaku meskipun mengalami kesulitan dalam kondisi ekonominya akibat anjloknya harga jual lada, dirinya tetap tak mau menjual lada miliknya.

"Belum ada rencana untuk menjual sahang pada musim ini karena harga tahun ini murah sekali, mencapai Rp 42.000 per kilogramnya," ungkap Yamin. 

Mang Yamin di kebun lada miliknya di Desa Keposang
Mang Yamin di kebun lada miliknya di Desa Keposang (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Dengan kondisi harga lada yang terpuruk untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Yamin lebih memilih mencari pekerjaan sampingan.

Harga Lada Anjlok, DPRD Bangka Belitung Gelar RDP

Rapat Bahas Masalah Harga Lada Murah Panas Gegara Ini

"Untuk bisa makan, saya berusaha menjadi pegawai serabutan dan terkadang menjadi buruh bangunan di Bangka Selatan," kata Yamin.

Jika dulunya dirinya memiliki hampir lebih dari dua ribu batang lada, tetapi kini  berkurang akibat tanaman lada ada yang mati.

Diharapkannya dengan mencari pekerjaan tambahan bisa memenuhi kebutuhan untuk menghidupi kedua anaknya yang saat ini masih menempuh pendidikan di bangku sekolah di bilangan Toboali.

Harga Lada Merangkak Naik dari Rp 40.000 Menjadi Rp 45.000 per Kg

Komisi VI DPR RI Usul RDP Bahas Tata Niaga Lada dengan Pemprov Bangka Belitung

Halaman
12
Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved