Berits Pangkalpinang

Kata Sejumlah Anggota DPRD Babel Soal Kisruh Penertiban Tambang Ilegal di Sijuk yang Mengarah Damai

DPRD Bangka Belitung angkat biacara mengenai keputusan Rapat Dengar Pendapat terkait tindak lanjut kasus kisruh penertiban tambang ilegal di Sijuk

Kata Sejumlah Anggota DPRD Babel Soal Kisruh Penertiban Tambang Ilegal di Sijuk yang Mengarah Damai
Dokumen Pos Belitung
Wakil Gubernur Kepulauan Babel Abdul Fattah tiba di Mapolsek Sijuk, Kabupaten Belitung, Sabtu (2/11/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Politikus PKS di DPRD Bangka Belitung Bong Ming-ming angkat bicara mengenai keputusan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait tindak lanjut kasus kisruh penertiban tambang ilegal di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Bong Ming ming mengatakan secara institusi, dirinya menghormati dan mengikuti apapun keputusan rapat.

TetapI ini juga menjadi catatan bagi pihak kepolisian ke depan. Dia menyoroti soal konsistensi penegakkan hukum ke depan.

"Jangan sampai kasus Sijuk ini damai, tetapi kasus-kasus lain, ada penambang-penambang kecil hanya mengambil tailing, kebetulan masuk wilayah HL, ditangkap. Ini jadi catatan penting," kata Bong Ming-ming, Rabu (4/12/2019).

Bong Ming-ming mengkritisi praktik penambangan ilegal yang kerap merambah kawasan hutan. Terlebih di Sijuk, dirinya meminta tambang ilegal yang merambah kawasan hutan dihentikan.

Apalagi di Belitung dinyatakan sebagai kawasan pariwisata.

"Stop penambangan di HLP yang ada di Sijuk. Jangan dilakukan lagi. Kalau setelah ini damai, dan ternyata ada lagi penambangan berikutnya, kami minta aparat kepolisian bertindak tegas dalam hal ini. Kalau tidak, kami Komisi II akan melaporkan ini ke Mabes Polri," katanya.

Menurut politikus Nasdem di DPRD Babel Sukirman, hukum seharusnya bisa menjadi panglima. Dia menilai damai akan menjadi hal yang kurang bagus bagi penegakkan hukum.

Namun, secara pribadi, dia menghargai jika kedua belah pihak ingin berdamai.

"Kalau sudah yang bersangkutan ngajak damai, kita bisa apa lagi kira-kira. Tetapi ini kami sayangkan. Ini mungkin kelebihan seoramg Wagub kita, bayangkan dia disandera dan segala macam. Ini bagus yang dicontohkan beliau, tetapi tidak bagus ke depan karena terkait perusakan hutan lindung segala macamnya," ucap Sukirman.

Sukirman mengkritisi praktik tambang ilegal yang kerap merambah kawasan hutan. Menurut dia, ke depan, masing-masing pihak harus menjalankan fungsi dan kewenangannya masing-masing.

(bangkapos.com / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved