Berita Pangkalpinang

Penurunan IDI Bangka Belitung Jadi Sorotan, Ditemukan Pernyataan Pejabat Batasi Kebebasan Beragama

BPS Babel membeberkan bagaimana penurunan cukup signifikan terjadi pada IDI Babel. Satu di antara indikatornya adalah kebebasan beragama.

Penurunan IDI Bangka Belitung Jadi Sorotan, Ditemukan Pernyataan Pejabat Batasi Kebebasan Beragama
Bangkapos.com/Dedy Qurniawan
Rakor dan evaluasi IDI Babel yang digelar Bakesbangpol Babel di Bangka City Hotel, Rabu (4/12/2019). 

BPS Babel membeberkan bagaimana penurunan cukup signifikan terjadi pada IDI Babel. Satu di antara indikatornya adalah kebebasan beragama.

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penurunan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Bangka Belitung menjadi sorotan dan dibahas pada rapat koordinasi dan evaluasi yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kepulauan Bangka Belitung.

Rakor dan evaluasi yang digelar di Bangka City Hotel sejumlah lembaga, Dewan Ahli IDI Pusat, media massa, hingga Badan Pusat Statistik Babel.

Perwakilan BPS Babel misalnya membeberkan bagaimana penurunan cukup signifikan terjadi pada IDI Babel. Satu di antara indikatornya adalah kebebasan beragama.

Dari hasil koding koran dengan rumusan tertentu yang menjadi basis penilaian indikator, ditemukan peningkatan temuan pernyataaan pejabat publik yang dinilai membatasi kebebasan beragama.

"Kemarin IDI Babel terjadi pernurunan yang signifikan 80-an masuk ke 73, dari kategori tinggi ke sedang, ini jadi sorotan karena cukup terjadi penuruan," kata Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Babel Harjo Teguh Ilmiana pada paparannya.

Kepala Bakesbangpol Bangka Belitung Tarmin AB mengatakan pihaknya akan mengevaluasi hal-hal yang menjadi faktor dan indikator penurunan IDI Babel. Ke depan, IDI Babel diharapkan naik kembali.

Padahal tahun-tahun sebelumnya IDI Babel pernah berada di peringkat dua dan empat. Tahun ini, IDI Babel sementara ini berada di peringkat ke-19 se-Indonesia.

Tarmin menyebut, indeks ini masih bersifat dinamis.

"Kami akan kejar lagi, target kami bisa di 10 besar lagi," katanya.

(bangkapos.com / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved