Berita Sungailiat

Polsek Merawang dan PT Timah Pasang Spanduk Larangan Menambang di Pinggir Kolong PDAM Merawang

Penambangan timah ilegal di sekitar Kolong PDAM Merawang Bangka dilarang. Namun penambangan tetap dilakukan para penambang.

Polsek Merawang dan PT Timah Pasang Spanduk Larangan Menambang di Pinggir Kolong PDAM Merawang
(IST/Iptu Yudha Prakoso)
Kapolsek Merawang Iptu Yudha Prakoso dan Pihak PT Timah memasang spanduk di lokasi tambang milik AD alias AN di pinggir Kolong PDAM Merawang Bangka . 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Penambangan timah ilegal di sekitar Kolong PDAM Merawang Bangka dilarang. Namun para penambangan tetap  membandel dengan menambang timal ilegal di lokasi tersebut. Seperti yang dilakukan oleh pengusaha tambang berinisial AD alias AN.

Polsek Merawang bersama Pihak PT Timah Tbk telag menegur penambang  tersebut dan memasang spanduk larangan di lokasi sekitar Kolong PDAM Merawang.

Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono diwakili Kapolsek Merawang Iptu Yudha Prakoso, Rabu (4/12/2019) mengatakan, kegiatan pemasangan spanduk larangan di lokasi tambang milik AD alias AN yang berada di pinggir Kolong PDAM Desa Merawang Bangka, dilakukan oleh tim gabungan.

"Pada hari Selasa Tanggal 3 Desember 2019 sekira pukul 11.00 WIB hingga Pukul 13.00 WIB, saya dan anggota Polsek Merawang bersama dengan pihak PT Timah, telah melakukan pemasangan spanduk di lokasi TI milik Saudara AD di pinggir Kolong PDAM itu," kata Yudha.

Spanduk larangan tersebut bertuliskan Dilarang!!! Melakukan segala aktifitas penambangan illegal, melanggar UU RI Nomor 4 Tahun 2009 Pasal 158 diancam dengan pidana penjara 10 tahun dan denda 10 miliar.

"Kemudian sekira pukul 12.40 WIB, Saudara AL selaku pengurus tambang milik Saudara AD diberi peringatan agar mematuhi hal-hal yang tercantum dalam spanduk yang telah dipasang. Kemudian Saudara AL selaku perwakilan Saudara AD menyatakan bersedia mematuhi hal tersebut dan menyatakan tidak akan melakukan segala bentuk aktifitas pertambangan di lokasi ini," tegas Yudha. (Bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved