Berita Sungailiat

Cadangan Beras Pangan 3,7 Ton akan Dibagi Tahun Depan, Jamin Kualitasnya Terjaga

Dinas Pangan Kabupaten Bangka menyediakan beras 3,7 ton untuk masyarakat di Kabupaten Bangka untuk dibagikan 2020 nanti.

Cadangan Beras Pangan 3,7 Ton akan Dibagi Tahun Depan, Jamin Kualitasnya Terjaga
DOK Humas Kementerian Pertanian RI
Ilustrasi pangan beras. 

Dinas Pangan Kabupaten Bangka menyediakan beras 3,7 ton untuk masyarakat di Kabupaten Bangka untuk dibagikan 2020 nanti.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Pangan Kabupaten Bangka menyediakan beras 3,7 ton untuk masyarakat di Kabupaten Bangka untuk dibagikan 2020 nanti.

"Tahun 2020, setelah ada pengadaan baru akan dibagi sekitar 3,7 ton, termasuk untuk stok cadangan pangan harus tetap ada. Saat ini berasnya berada di gudang bulog, kita ambil sesuai keperluan,"ungkap Kepala Dinas Pangan Pemkab Bangka Elius Gani, kepada wartawan, Kamis (5/12/2019).

Ia menambahkan, beras yang diberikan kepada masyarakat tetap terjaga kualitasnya, karena disimpan langsung di gudang Bulog.

"Beras yang dikeluarkan tentu barang yang masih baru berada di gudang Bulog, beras di di gudang bulog. Kite ambil sesuai keperluan, beras yang dikeluarkan tentu barang masih baru ada di gudang Bulog,"ungkapnya.

Elius Gani mengatakan pada 2019 sebanyak 400 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Bangka menerima bantuan beras cadangan Pangan.

Dalam pembagianya setiap Kecamatan harus membagikan ke 50 KK dari total delapan Kecamatan yang mendapatkan beras gratis dari Pemkab Bangka.

"Ada 400 KK, teknisnya Camat berkoordinasi dengan Lurah dengan kreteria penerima ini keluarga kurang mampu yang tidak mendapat bantuan pangan non tunai, setiap satu Kecamatan sebanyak 50 KK mendapatkan bantuan beras biar merata,"ungkap Elius.

Elius menjelaskan beras yang diberikan merupakan kualitas medium, yang disimpan di gudang milik Bulog dan terjaga kualitasnya.

"Kualitasnya medium, target kita habis tahun ini, untuk masyarakat miskin dan kita mewanti-wanti bila terjadi bencana alam kita punya cadangan beras sendiri. Jadi pada 2018 kita pengadaan sebanyak 7,7 ton baru diambil 400 ton dan pengadaan 2019 sebanyak 8 ton, jadi totalnya 15,7 ton,"ungkapnya

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved