Berita Pangkalpinang

Di Depan Hakim Sidang, Tiga Mahasiswa Ungkap Uang Beasiswa Baru Diterima Sebagian

Brillyan juga mengungkapkan hal yang sama, total Rp 40 juta menjadi hak dari para mahasiswa namun baru Rp 20 juta yang diterimanya.

Di Depan Hakim Sidang, Tiga Mahasiswa Ungkap Uang Beasiswa Baru Diterima Sebagian
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Majelis Hakim memanggil ke hadapan hakim ketua untuk menunjukkan berkas, Kamis (05/12/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Terdakwa Rosmawati dan Riky Ramdhani kembali jalani sidang perkara tindak pidana korupsi di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Kamis (04/12/2019).

Sidang kali ini merupakan sidang kedua kalinya dengan agenda mendengarkan keterangan tiga saksi yang merupakan mahasiswa. Ketiga saksi merupakan mahasiswa yang mendapatkan beasiswa D1 Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta.

Ketiga saksi yaitu Brillyan Fazarion, Dedi dan Faishal Bachari yang merupakan tiga dari 11 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa.

Saksi Dedi mengungkapkan, mendapatkan dana biaya hidup sebanyak empat kali dari delapan kali yang seharusnya didapatkan para mahasiswa selama mengikuti program STPN Yogyakarta.

"Yang menjelaskan itu pak yudi dari Dinas Pendidikan. Biaya hidup Rp 5 juta/bulan, tapi yang masuk rekening saya empat dari seharusnya delapan," ujar Dedi kepada majelis hakim.

Selain itu saksi Brillyan juga mengungkapkan hal yang sama, total Rp 40 juta menjadi hak dari para mahasiswa namun baru Rp 20 juta yang diterimanya.

"Berangkat ke Yogyakarta itu awal September, berangkat dari kantor Bupati. Tiket ke Yogyakarta itu pakai uang pribadi. Biaya hidup cuma empat kali biaya laptop sekali, biaya matrikulasi. Setelah lulus kami dikasih lagi katanya ada biaya hidup, dikasih bulan Desember di transfer Rp 5 juta," ungkap Brillyan.

Kasus bermula saat Rosmawati yang saat itu ditugaskan sebagai sekretaris panitia pelaksana kegiatan pendidikan lanjutan bagi pendidik. Sedangkan terdakwa Riky Ramdhani merupakan pejabat pelaksana teknis.

Dalam hal ini keduanya memiliki tugas pokok menyelesaikan berkas-berkas untuk pencairan dan mengurus administrasi pencairan biaya beasiswa pendidikan dan biaya hidup mahasiswa D1 Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta.

Namun akibat perbuatan terdakwa Rosmawati dan Riky Ramdhani, mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 639.430. 000.

Halaman
12
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved