Berita Pangkalpinang

Pedagang Harus Siapkan Uang Receh Kembalian, Harga Barang Tak Boleh Ditulis Seperti Ini

Selain itu, mereka juga diingatkan untuk menuliskan informasi harga atau tarif dengan benar dan jelas.

Pedagang Harus Siapkan Uang Receh Kembalian, Harga Barang Tak Boleh Ditulis Seperti Ini
Bangkapos.com / Dedy Qurniawan
Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian Disperindag Babel Riza Aryani.  

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Toko konvesional hingga retail modern di Bangka Belitung kembali diingatkan untuk wajib menyediakan uang receh kembalian transaksi.

Selain itu, mereka juga diingatkan untuk menuliskan informasi harga atau tarif dengan benar dan jelas.

Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian Disperindag Babel Riza Aryani mengatakan, Para pemilik dan manajemen toko wajib menyediakan uang receh untuk kembalian ini. Hal ini juga sudah diatur dalam peraturan Bank Indonesia.

"Sebagai konsumen yang cerdas, silakan konsumen meminta kembaliannya. Ada pengusaha yang terkadang menawarkan untuk donasi, ada kotak amal, tetapi kan harus ada persetujuan dulu, harus ada ijab qabul-nya," kata Riza di Kantor Disperindag Babel, Kamis (5/12/2019).

Tak hanya toko dan retail modern, pelaku perdagangan apapun wajib menyediakan uang receh kembalian.

Dia tak memungkiri banyak temuan pihaknya mengenai ketaatan ihwal uang kembalian ini.

Riza menyebut, ada sanksinya baik berupa pidana dan denda bagi mereka yang melanggar. "Ini ada aturannya," kata Riza.

*Harga atau Tarif Wajib Dituliskan dengan Jelas dan Benar

Selain itu, Riza juga mengingatkan tentang pemberian informasi mengenai harga kepada konsumen.

Sekarang, jamak ditemukan ada pelaku usaha yang menuliskan harga barang dan jasa dengan tulisan Rp5 K, atau Rp 25K, alih-alih menggunakan penulisan yang benar dan jelas seperti diatur dalam ketentuan.

Halaman
12
Penulis: Dedy Qurniawan
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved