Inilah 6 Gebrakan Erick Thohir Setelah Sebulan Menjabat, Yunarto Sebut Rini Soemarno Ngapain Aja?
Inilah 6 Gebrakan Erick Thohir Setelah Sebulan Menjabat, Yunarto Sebut Rini Soemarno Ngapain Aja?
Inilah 6 Gebrakan Erick Thohir Setelah Sebulan Menjabat, Yunarto Sebut Rini Soemarno Ngapain Aja?
BANGKAPOS.COM -- Gebrakan yang telah dilakukan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir setelah sebulan menjabat mendapat sorotan dari Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya.
Adapun menurut Yunarto Wijaya, dengan melihat gebrakan yang dilakukan Erick Thohir, ia jadi mempertanyakan apa kerja menteri sebelumnya, yakni Rini Soemarno.
Sehingga baru sebulan menjabat, tampaknya Erick Thohir sampai melakukan perombakan di dalam BUMN itu.
Yang terbaru adalah Erick Thohir memecat Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Askhara.
Itu bukan pertama kalinya bagi Erick Thohir selama menjabat satu bulan.
• Kekuatan Ningsih Tinampi Bertambah, Tim Malah Beberkan Kegiatan Tiap Senin dan Malam Jumat Legi
Hal itu pun kemudian menjadi sorotan banyak pihak, termasuk Yunarto Wijaya.
Sebab dalam sebulan masa jabatannya, Erick Thohir telah melakukan sejumlah gebrakan yang mengundang pro dan kontra.
Sebelumnya, pada awal pengangkatannya, ia mengaku tidak memiliki rencana kerja dalam 100 hari ke depan karena perlu mempelajari lebih lanjut mengenai seluk-beluk BUMN.
Erick Thohir menjelaskan bahwa ia perlu mempelajari target apa saja yang belum dicanangkan Rini Soemarno untuk Kementerian BUMN.
Oleh karena itu, untuk mengejar target tersebut, ia berpendapat perlu melakukan sejumlah sinkronisasi.
Beberapa gebrakan yang menimbulkan pro dan kontra yang mengangkat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jadi Komisaris Utama PT Pertamina.
• Azura Mangunhardjono, Si Wanita Indonesia yang Jadi Buronan karena Tipu Para Sosialita Hong Kong
Kemudian yang terbaru yakni memecat Dirut Garuda Indonesia setelah ketahuan menyelundupkan motor Harley Davidson.
Melalui akun Twitter miliknya @yunartowijaya, Yunarto Wijaya pun tampak puas dengan gebrakan yang dilakukan Erick Thohir.
"Kalo ngeliat gebrakan menteri bumn yg baru 1 bulan lebih dah kaya gini, pertanyaannya menteri sebelum ngapain aja???," tulis Yunarto Wijaya Kamis (6/12/2019).
Ia pun tampaknya benar-benar heran dengan gebrakan tersebut.
Yunarto Wijaya menilai seakan banyak sekali yang perlu diperbaiki di BUMN, sementara menteri sebelumnya tak banyak berbuat.
"Serius deh, rini soemarno ngapain aja kemarin?," tanya Yunarto Wijaya lagi.
• Fakta-Fakta Ustaz Abdul Somad Ceraikan Istrinya: Gugatan Sejak 6 Bulan Lalu hingga Reaksi Sang Istri
Dihimpun dari berbagai pemberitaan Kompas.com, berikut beberapa gebrakan yang telah dilakukan Erick:
1. Membentuk satuan tugas atau task force kereta cepat Jakarta-Bandung
Pada 4 November, Erick Thohir membentuk satuan tugas atau task force untuk segera merampungkan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.
Satuan tugas tersebut dipimpin oleh Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra.
Dengan adanya satgas, diharapkan proyek kereta cepat tidak molor.
Pasalnya, menurut rencana, proyek ini akan disambungkan ke Surabaya.
Kereta cepat Jakarta-Bandung ditargetkan dapat mulai beroperasi pada 2021.
• Abu Janda Samakan Ustaz Abdul Somad dengan Ahok, Mendadak Diam Mati Kutu Di-Skakmat Habib Ali Alatas
2. Memangkas jabatan deputi di Kementerian BUMN
Pada era Rini Soemarno, jabatan deputi diisi oleh tujuh orang.
Erick Thohir akan memangkasnya menjadi hanya tiga orang.
Mengutip dari pemberitaan Kompas.com (19/11/2019), Erick Thohir mengungkapkan bahwa ia dan kedua wakil menterinya telah bertemu dengan semua pejabat eselon I secara langsung dan menjelaskan mengenai restrukturisasi.
Menurut Erick Thohir, hal ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi untuk mempercepat gerakan demi membangun bangsa ini.
Maka dari itu, efisiensi birokrasi harus dilakukan.
• 11 Tempat Ini Ternyata Tak Bisa Terlihat di Google Earth, Ada Kota Rahasia hingga Penjara
3. Menunjuk Ahok sebagai Komut PT Pertamina (Persero)
Salah satu gebrakan Erick Thohir yang banyak menuai pro dan kontra adalah menunjuk Ahok menjadi salah satu bos BUMN, yaitu PT Pertamina (Persero).
Sebelumnya, Erick Thohir telah bertemu terlebih dahulu dengan Ahok dan kemudian melaporkan hasil pertemuan tersebut kepada Presiden Jokowi.
Sebelum pada akhirnya ditetapkan, Presiden menyampaikan bahwa Ahok tetap menjalani proses seleksi untuk dapat lolos dan menjabat dalam salah satu BUMN.
• Rocky Gerung Terang-terangan di Depan Mahfud MD Tegaskan Pancasila Bisa Diubah, Ini Alasannya
4. Menunjuk mantan Komisioner KPK untuk menjadi Komut BTN
Selain Ahok, Erick Thohir juga mengundang mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra Hamzah ke Kantor Kementerian BUMN, Senin (18/11/2019).
Dalam pertemuan tersebut, Erick Thohir didampingi oleh kedua Wamen BUMN, yaitu Budi Gunawan Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo.
Pertemuan tersebut membahas seputar perkembangan BUMN secara luas.
Chandra Hamzah tidak menyebutkan sektor apa yang difokuskan dalam pembahasan tersebut.
Namun, akhirnya, Erick Thohir mengumumkan telah menunjuk Chandra Hamzah sebagai Komisaris Utama BTN.
• Ustaz Abdul Somad Talak Cerai Istri, Mellya Ngaku Kaget: Saya Merasa Tak Pernah Melakukan Kesalahan
5. Melakukan evaluasi 11 perusahaan air minum
Erick Thohir juga tengah mengevaluasi anak perusahaan BUMN yang tidak jelas dasar pembentukannya.
Sebagaimana diberitakan Kompas.com (20/11/2019), Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mencontohkan, saat ini ada 11 perusahaan air minum milik BUMN.
Menurut dia, banyaknya perusahaan pelat merah yang bergerak dalam industri yang sama tidak baik bagi bisnis perusahaan yang bersangkutan.
6. Memecat Dirut Garuda Indonesia
Erick Thohir mengatakan bakal memberhentikan Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Ashkara.
Pasalnya, dirut yang menjabat selama dua tahun tersebut diketahui telah melakukan penyelundupan onderdil Harley Davidson keluaran tahun 1972 serta dua sepeda Brompton.
• Ustadz Abdul Somad Menduda, Sosok Mantan Bikin Penasaran, Begini Awal Perkenalan dan Syarat Nikah
"Dengan itu, saya akan memberhentikan Saudara Direktur Utama Garuda dan tentu proses ini kami, karena Garuda adalah perusahaan publik, akan ada prosedur lainnya," ujar dia ketika memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (5/12/2019).
Erick Thohir pun memaparkan, Ari Ashkara telah melakukan instruksi untuk mencari motor Harley Davidson klasik tahun 1972 sejak tahun 2018.
Selain itu, yang bersangkutan juga telah melakukan transfer dana ke rekening pribadi finance manager Garuda Indonesia berinisial IJ di Amsterdam.
"Ini menyedihkan. Ini proses menyeluruh di BUMN bukan individu, tapi menyeluruh. Ini Ibu (Sri Mulyani) pasti sangat sedih," ujar dia. (TribunnewsBogor.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul 6 Gebrakan Erick Thohir Setelah Sebulan Menjabat, Yunarto Wijaya: Rini Soemarno Ngapain Aja Kemarin?
• Ussy Bongkar Aib Suaminya, Malah Ngakak Lalu Sebut Andhika Pratama: Pengantin Kok Kayak Gitu
• Aurel, Putri Anang Hermansyah ini Ternyata Tak Segan Ungkap Tabiat Ashanty Setelah Derita Autoimun
• Berawal dari Catatan Buku Diary, Perbuatan Cabul Ayah Selama 4 Tahun Terbongkar, Kisahnya Memilukan
• 10 Artis ini Dulunya Terkenal, Kini Berubah Drastis, Ada Jadi Petani hingga Penata Rias Jenazah
• Cantik Bak ABG, Penampilan Puspa Dewi 21 Tahun Lalu Jadi Sorotan, Netter Malah Puji yang Sekarang
• Nikita M Ternyata Habiskan Malam Bersama Lorenzo, Billy sampai Akui Cincin Nyai di Kamar si Pebalap