Breaking News:

Perkuat Budaya Toleransi, Bupati dan FKUB Bangka Barat Belajar ke Singkawang

Bupati Bangka Barat, Markus SH, didampingi Kabag Kesra Sumardi S. Ag, para camat, Kepala Badan Kesbangpol Yusup Yudono dan rombongan FKUB serta MUI

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ist
Bupati Bangka Barat menyerahkan cinderamata kepada Walikota Singkawang usai pertemuan, Jumat (6/12) pagi. 

Asisten Ekbang dan Kesra Kota Singkawang, Hendryan bilang, ada sebanyak 16 suku yg diam di Singkawang.

"Dari 16 suku itu, ada 3 suku besar yakni tionghoa, dayak dan melayu. Kita bisa jadi kota toleran 2018 karena ada harmoni di tengah keberagaman Singkawang," tukasnya.

Hendryan menjelaskan, dengan diraihnya predikat kota paling toleran, hingga kini sudah ada 69 kota/kabupaten yang belajar toleran ke Singkawang.

Bupati Markus dan Walikota Singkawang berfoto bersama Kabag Kesra Sumardi dan para camat se-Babar
Bupati Markus dan Walikota Singkawang berfoto bersama Kabag Kesra Sumardi dan para camat se-Babar (Ist)

Kepala Badan Kesbangpol Bangka Barat, Yusup Yudono, menerangkan peran Kesbangpol dalam rangka kewaspadaan dini sebelum sesuatu membesar, yang akan diimplementasikan di Bangka Barat guna memgantisipasi konflik.

"Ini butuh kerjasama kuat dgn FKUB MUI dan forum kebangsaan di sana," terangnya.

Ketua FKUB Bangka Barat, H. Bachtiar Harahap menandaskan, kehadiran rombongan Bangka Barat dari berbagai elemen agama ke Singkawang untuk belajar toleransi, menunjukan semangat yang sama bahwa toleransi harus sungguh-sungguh mengakar di Bangka Barat.

"Kami datang lengkap dengan membawa semua anggota FKUB dari berbagai agama dan 6 camat. Maka dari semngat untuk belajar sudah lengkap tinggal realisasinya di sana," pungkasnya.

(Humas Pemkab Bangka Barat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved