Sabtu, 25 April 2026

Baniir Belitung

Update Cuaca Bangka Belitung, Ini Daerah yang Berpotensi Hujan Lebat, Waspada Banjir!

Hari ini, hujan intensitas sedang hingga lebat diprediksi hampir merata terjadi di wilayah Bangka Belitung.

Editor: fitriadi
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Dandim 0414 Belitung Letkol Inf Indra Padang mengecek lokasi banjir Kampung Amau, Kelurahan Parit, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (6/12/2019). 

BANGKAPOS.COM - Stasiun Meteorologi Pangkalpinang menyampaikan peringatan dini kondisi cuaca di wilayah Bangka Belitung pada Jumat (6/12/2019).

Hari ini, hujan intensitas sedang hingga lebat diprediksi hampir merata terjadi di wilayah Bangka Belitung.

Sehari sebelumnya, Stasiun Meteorologi Pangkalpinang merilis peringatan dini prakiraan cuaca ekstrem di wilayah Bangka Belitung pada tiga hari ke depan.

Bangka Belitung diperkirakan turun hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang mulai Kamis 5 Desember 2019.

BREAKING NEWS: Kampung Amau Belitung Banjir, Warga Khawatirkan Ketinggian Air dan Takut Masuk Rumah

Cuaca ekstrem juga bakal terjadi pada Jumat 6 Desember 2019 dan Sabtu 7 Desember 2019.

Pada hari ini, Jumat, potensi hujan masih akan terjadi hingga pukul 14.00 WIB.

Update peringat dini cuaca Bangka Belitung diposting di akun Facebook Stasiun Meteorologi Pangkalpinang.

Ratusan Rumah Warga Terendam

Sekitar 300 rumah warga Kampung Amau, Kelurahan Parit dan Kampung Damai, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung terendam banjir.

"Untuk sementara ini, perkiraan ada 300 rumah yang terendam banjir. Namun untuk berapa RT (Rukun Tetangga) belum bisa kami data, karena masih fokus evakuasi," kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung Abdul Sani kepada Posbelitung.co, Jumat (6/12/2019).

Korban Banjir di Kampung Amau dan Kelurahan Kampung Damai Belitung Dievakuasi

Air yang merendam rumah warga ini, dari segi kedalaman bervariasi. Ada yang setinggi lutut orang dewasa hingga leher orang dewasa.

"Yang paling tinggi di bagian Amau pak Basir, seleher orang dewasa. Kalau untuk posko kami belum membangun, karena melihat kondisi air sudah mulai surut," ujarnya.

Diperkirakan, kata Abdul Sani air laut surut mulai pukul 13.00 WIB. Sehingga dengan air laut tersebut surut, maka secara otomatis banjir akam semakin menyurut.

"Ini sudah mulai surut, dia tergantung air laut, kalau air laut surut maka genangan air di rumah warga akan terbuang ke laut," bebernya. 

Kondisi Kampung Amau, Kelurahan Kampung Damai Tanjungpandan Belitung, Jumat (6/12/2019). (Posbelitung/Disa Aryandi)
Kondisi Kampung Amau, Kelurahan Kampung Damai Tanjungpandan Belitung, Jumat (6/12/2019). (Posbelitung/Disa Aryandi) ()

Realisasikan Pengerukan Alur Sungai Kampung Amau

Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) mengatakan, tetap merencanakan pengerukan alur sungai sepanjang Kampung Amau, Kelurahan Parit dan Kelurahan Kampung Amau, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada tahun 2020 mendatang.

Itu sangat diperlukan, untuk mengantisipasi banjir yang sekarang ini kembali melanda Kampung Amau 

"Ya jangan sampai tidak dicoba, kami akan tetap melakukan pengerukan alur kembali pada tahun depan. Karena walaupun bagaimana, pasti berdampak pada pengurangan volume banjir," kata Sanem kepada Posbelitung.co, Jumat (6/12/2019).

BANJIR BELITUNG, 6 Orang Pikul Motor Warga hingga Dandim Belitung Nyebur ke Banjir Sepinggang

Namun yang harus di antisipasi dalam pengerukan alur nanti, kata dia, tidak boleh terlalu dalam, lantaran pondasi dibagian talud tersebut tidak terlalu dalam.

"Kalau dalam nanti pondasi kiri kanan akan rubuh. Tapi tetap akan kita lakukan nanti dan yang di sayangkan disini tidak bisa masuk alat berat, karena sudah banyak rumah warga, jadi dengan cara manual saja nanti," bebernya.

Kampung Amau, Kelurahan Kampung Parit, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (6/12/2019) dilanda banjir lantaran hujan tak kunjung berhenti sejak semalam.

Air sudah mulai menggenangi Kampung Amau sejak pukul 08.00 WIB. Ratusan rumah terendam banjir hingga sekarang.

Hingga ini ketinggian air sudah mencapai pinggang orang dewasa.

"Ini sudah semakin tinggi. Tadi air naiknya dari mulai jam 08.00 pagi," kata Martha, warga RT 11/04 Kelurahan Kampung Damai kepada posbelitung.co.

Warga yang mengalami kebanjiran mulai mengemas barang - barang yang ada di dalam rumah.

Kendaraan yang ada di rumah mereka mulai dipindahkan ke tempat yang paling tinggi.

(Posbelitung.co/Rusmiadi/Disa Aryandi)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved