CPNS 2019

131 Peserta Ikuti Tes Seleksi Rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non-PNS Kemenag Pangkalpinang

Sebanyak 131 Orang peserta mengikuti Tes seleksi rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non-PNS Kantor Kementerian Agama

131 Peserta Ikuti Tes Seleksi Rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non-PNS Kemenag Pangkalpinang
Bangkapos/Edwardi
Para peserta mengikuti tes rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non PNS yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang di gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pangkalpinang, Minggu (08/12/2019). 

BANGKAPOS.COM-- Sebanyak 131 Orang peserta mengikuti Tes seleksi rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non-PNS Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Minggu, 08 Desember 2019.

Pelaksanaan tes ini dilaksanakan di gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pangkalpinang, tes tersebut dilaksanakan dalam 2 sesi.

Sesi pertama adalah ujian tertulis yang dilaksanakan pada pukul 07.30 WIB – 09.00 WIB dan sesi kedua tes wawancara yang dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB sampai selesai.

Penanggung jawab kegiatan rekrutment, Eyde Tusewijaya mengungkapkan, jumlah awal peserta yang mendaftar untuk mengikuti tes ini berjumlah 147 orang.

Tetapi yang datang untuk ikut tes hanya berjumlah 131 orang dan yang tidak hadir berjumlah 16 orang.

“Untuk tes tertulis, dilaksanakan dalam 4 ruangan, dengan jumlah peserta untuk masing-masing ruangan berjumlah 36 – 37 orang dan untuk tes wawancara dilaksanakan dalam 2 ruangan, satu ruangan untuk Tes wawasan kebangsaan, serta satu ruangan untuk Tes praktek ibadah, membaca qur’an, khutbah dan ibadah,” terang Eyde.

Dia melanjutkan, peserta yang telah selesai mengikuti tes tertulis akan langsung diarahkan menuju ruang tes wawancara sesuai dengan nomor urut yang telah ditetapkan.

“Setelah tes ini selesai dilaksanakan, nantinya akan ada proses perekapan nilai yang akan dilakukan oleh panitia seleksi dan pengumuman hasil seleksi tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2019,” sebutnya

Eyde pun menjamin bahwa proses rekrutment Penyuluh Agama Islam Nn-PNS Kemenag Kota Pangkalpinang kali ini berjalan dengan bersih dan transparan sesuai dengan peraturan dan juknis yang ada yaitu Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 927 Tahun 2019.

“Seluruh soal yang diujikan dalam tes kali ini kami peroleh langsung dari Pusat dalam keadaan masih disegel dan baru dibuka pada saat tes akan dimulai,” tegas Eyde.

Dia pun berharap, peserta yang lulus dalam seleksi nanti benar-benar penyuluh agama Islam yang memiliki kompetensi di bidangnya. Sehingga nantinya Kota Pangkalpinang mendapatkan penyuluh agama Islam yang professional, handal dan dapat membantu Kementerian Agama dan Pemerintah Kota dalam upaya mencerdaskan masyarakat dalam hal kehidupan beragama.

(Rilis/Nordin)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved