Berita Bangka Barat

Lima Anak Buahnya Ditangkap Polisi, Bos Smelter Timah Buron Lima Hari

Dari penggerbekan tersebut polisi menyita baranf bukti 300 kilogram pasir timah berikut peralatan pemurnian.

Lima Anak Buahnya Ditangkap Polisi, Bos Smelter Timah Buron Lima Hari
IST
Penggerbekan serta barang bukti 9 karung pasir timah di kediaman Daru Kudni 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kasat Reskrim Polres Bangka Barat AKP Rais Muin, mengatakan Daru Kudni otak pemurnian pasir timah sempat buron beberapa hari.

Sebelumnya lima anak buah Daru, yakni SP, HF, AJ, IS dan SP di cokok jajaran Polsek Muntok pimpinan. AKP alfian Ali di di Pondok Dros Kp Keranggan Kelurahan Tanjung, Muntok digerbek jajaran Polsek Muntok, Senin (25/11/2019) lalu.

Dari penggerbekan tersebut polisi menyita baranf bukti 300 kilogram pasir timah berikut peralatan pemurnian.

Menurut Rais, Daru termasuk salah saru Target Opersi (TO) operasi PETI. Ia berhasil diamankan saat operasi PETI baru berlangsung.

" Daru ini diamanakan saat operasi PETI dimulai. Sementara lima anak buahnya diamankan sebelum operasi PETI. pelaku ini sempat buron, senin anak buahnya ditangkap Polsek Muntok, yang bersangkutan sendiri ditangkap Jumat lima hari selang dari penangkapan anak buahnya," kata Rais Mewakili Kapolres AKBP M adenan, Minggu (8/12/2019)

Di Pondok

Proses hukum SP, HF, AJ, IS dan SP lima pelaku pemurnian pasir timah ilegal di Pondok Dros Kp Keranggan Kelurahan Tanjung, Muntok digerbek jajaran Polsek Muntok, Senin (25/11/2019) lalu terus berlanjut.

barang bukti timah diamankan polisi
barang bukti timah diamankan polisi (IST)

Bahkan Jumat (6/12/2019) Dini hari lalu, Tim operasi PETI Polres Bangka Barat, berhasil meringkus Daru Kudni alias Daru, terduga otak sekaligus bos dari lima pekerja pemurnian timah tersebut.

Daru ditangkap tim gabungang Ops PETI dari kediamanya di Kp Tanjung Sawah, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Dari kediamana Daru, polisi kembali menyita Barang Bukti (BB) 200 kilogram pasir timah.

Saat diamanakan Daru tak bisa menunjukkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) pemurnian tersebut.

"Pelaku yang kami amankan ini merupakan, pemilik pondok pemurnian yang kami amanakan beberapa waktu lalu. Sebelumnya lima orang anak buahnya juga kami amankan dengan barang bukti 300 kg pasir timah. Saat diintrogasi pelaku tidak dapat menunjukan perizinannya," kata Rais Mewakili Kapolres AKBP M Adenan, Minggu (8/12/2019). (Bangkapos.com/Anthoni)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved