Ruko Terbakar

Penyebab Kebakaran Ruko Dunia Lampu Tunggu Tim Identifikasi

Atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, untuk kerugian masih dalam pendataan

Penyebab Kebakaran Ruko Dunia Lampu Tunggu Tim Identifikasi
Bangkapos.com/Yuranda
Jajaran Polsek Bukitintan, Memantu Kondisi Kebakaran Di Toko Dunia Lampu, Jalan Mayor Syafie Rahman, Pangkalpinang. Minggu (8/12/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kanit Reskrim Polsek Bukitintan, IPDA Imam Satriawan, mengatakan belum diketahui untuk sumber penyebab kejadian kebakaran, di Ruko Dunia Lampu, Jalan Mayor Syafie Rahman, Pangkalpinang.

Kata dia, dugaan sementara atas terjadi kebakaran tersebut, karena konsleting arus listrik di lantai tiga Ruko Dunia Lampu.

"Untuk kepastiannya nanti ada tim idenfikasi, untuk olah TKP," kata Kanit Reskrim Polsek Bukitintan, IPDA Imam Satriawan, Minggu (8/12/2019).

Atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, untuk kerugian masih dalam pendataan.

Diberitakan sebelumnya, penyebab kebakaran yang terjadi di Toko Lampu Dunia Listrik hingga saat ini belum diketahui kepastiannya.

Pegawai toko Dunia Lampu, Min (32) mengaku mengetahui asal api tersebut. Api yang membakar toko Dunia Lampu berasal daripanel listrik di lantai tiga.

Saat itu, kata dia, tercium bau seperti kebakar, lalu ia mengecek bau tersebut.

Ia pun dikagetkan dengan api yang sudah membesar di panel lampu di lantai tiga.

"Saya kaget di lantai tiga ada panel di sana api tersebut berasal, seketika saya langsung memadamkan alus listrik, Saat itu api sudah mulai membesar, " kata Min (32), di lokasi, Minggu (8/12/2019).

Kata dia, api tersebut seketika membesar dan merembet dengan cepat, sehingga dirinya panik.

"Api seketika besar, langsung merembet ke sekitar menghabisi barang yang ada di lantai tiga, dan juga merembet ke lantai empat dilantai empat tidak ada apa-apa, " kata dia.

Lebih lanjut, ia langsung menelepon petugas Dinas Kebakaran Kota Pangkalpinang, untuk memadamkan api tersebut.

Awalnya kata dia, mereka memadamkan api dengan air seadanya, namun tidak terlayani api tersebut.

"Apinya besar awalnya kami hanya makai air seadannya, tapi tidak bisa. Itu lah kami telpon Dinas Pemadam Kebakaran," ujarnya. (Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved