Pemanfaatan Teknologi : Kunci Sukses UMKM di Era Revolusi Industri 4.0

Saat ini, Indonesia sedang berada di era Revolusi Industri 4.0 yang otomatis hampir semua kegiatan bersinggungan dengan digitalisasi.

Pemanfaatan Teknologi : Kunci Sukses UMKM di Era Revolusi Industri 4.0
Ist/Intan Nurulhuda
Intan Nurulhuda 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Saat ini, Indonesia sedang berada di era Revolusi Industri 4.0 yang otomatis hampir semua kegiatan bersinggungan dengan digitalisasi.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu kelompok usaha yang saat ini cukup berkembang di Indonesia. Namun, banyak juga toko-toko kecil yang tutup karena tidak mampu bersaing karena masih asing dengan teknologi.

Hal ini juga dapat menyebabkan PHK bagi usaha-usaha yang memiliki karyawan. Oleh karena itu dalam menghadapi derasnya perubahan di era ini, kita sebagai kaum millenial harus mempersiapkan diri sebagai generasi yang tidak hanya punya skill dalam berbisnis tapi juga mampu memanfaatkan teknologi yang ada.

Pemberdayaan diperlukan agar masyarakat yang ingin membuka usaha dibekali kemampuan adaptasi dengan teknologi dan juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM.

Pemberdayaan ini juga sangat penting untuk meningkatkan kegiatan perekonomian dan mengurangi kemiskinan. Tercatat bahwa tahun 2018, UMKM memegang kontribusi yang besar dalam perekonomian Indonesia yang meningkat sebanyak 0.05%. PDB meningkat sebesar 60,34% dalam 5tahun terakhir.

Mengapa dapat mengurangi kemiskinan? Karena dari sini banyak menyerap tenaga kerja yang awalnya belum mempunyai pekerjaan sekarang bisa mendapatkan pekerjaan. Peningkatan yang diperoleh juga dapat mempengaruhi pajak yang dibayar kepada negara dan tentu saja sangat memengaruhi pendapatan nasional.

Dapat disimpulkan bahwa UMKM memiliki pengaruh yang besar dalam peningkatan perekonomian negara. Semua pihak harus terlibat dan peran pemerintah sangat diperlukan dalam rangka menyokong pembinaan usaha dan pembiayaan modal.

Pembinaan bisa dilakukan dengan memberikan sosialisasi terhadap pihak UMKM agar lebih bisa berinovasi dan berkreasi dalam meningkatkan produktivitas barang dan nilai tambah produk. Sosialisasi juga dapat diterapkan di PTN, PTS, maupun sekolah-sekolah agar generasi muda lebih tertarik dalam membuka UMKM, tidak hanya bercita-cita ingin bekerja di pemerintahan saja dan bisa juga nantinya membantu orang lain yang belum memiliki pekerjaan. Kita sebagai generasi millenial juga jangan hanya mengonsumsi barang saja, tapi juga harus bisa memulai sesuatu yang baru. Bisa dengan membuka usaha kecil-kecilan lewat media sosial.

Selain menghemat waktu, bisnis berbasis media sosial juga dapat meminimalisir biaya yang dikeluarkan. Contohnya, kalau kita membuka bisnis online shop yang sekarang sedang trend-trend nya kita hanya akan mengeluarkan biaya pada saat ada orang yang memesan. Kegiatan bisnis satu ini juga bisa sekali diterapkan mahasiswa yang ingin mendapatkan uang saku.  (Intan Nurulhuda/ Akuntansi 2017/Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung)

Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved