Advertorial

Pendidikan Menjadi Prioritas Memajukan Sumber Daya Manusia di Babel

Kondisi pendidikan menjadi perhatian serius karena angka putus sekolah terbilang cukup besar

Pendidikan Menjadi Prioritas Memajukan Sumber Daya Manusia di Babel
Dinas Pendidikan Prov. Babel
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima secara resmi Plakat Kerjasama antara Kepala PPPPTK IPA Kemdikbud RI dengan Dinas Pendidikan Prov/Kab/Kota se-Babel di Ballrom Hotel Santika, Sabtu (7/12), Koba. 

BANGKAPOS.COM - Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima secara resmi Plakat Kerjasama antara Kepala PPPPTK IPA Kemdikbud RI dengan Dinas Pendidikan Prov/Kab/Kota se-Babel di Ballrom Hotel Santika, Sabtu (7/12), Koba.

Pendidikan sebagai prioritas dalam upaya memajukan sumber daya manusia, sebagaimana tercantum dalam misi ke-3 dari visi “Babel Sejahtera, Provinsi Maju yang unggul dibidang inovasi agropolitan dan bahari dengan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang efesien dan cepat berbasis teknologi” yaitu meningkatkan sumber daya manusia unggul dan handal. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yulizar Adnan saat memberikan sambutan pada acara Penyusunan Program Kerjasama Peningkatan Guru dan Tenaga Kependidikan Bidang IPA.

Kondisi pendidikan menjadi perhatian serius karena angka putus sekolah terbilang cukup besar, yaitu SD sebesar 425 orang, SMP sebesar 492 orang, SMA sebesar 210 orang, dan SMK sebesar 487 orang.

Kemudian, masih adanya Guru di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang belum berkualifikasi S1/D4. Tercatat di jenjang pendidikan dasar terdapat17,4 %, dan di jenjang pendidikan menengah 4,8 % guru yang belum berkualifikasi S1/D4.

Dalam 5 (lima) tahun ke depan, terdapat 1.459 orang Guru PNS akan pensiun dari jumlah Guru PNS sebanyak 9.438 orang saat ini, lanjutnya.

Namun, ada kondisi pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sangat mengembirakan, dimana kondisi ruang kelas belajar (RKB) peserta didik terbilang baik. Jenjang pendidikan dasar terdapat 90 % RKB dengan kondisi baik, dan jenjang pendidikan menengah terdapat 96 %, Kata Yulizar.

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada jenjang SMP sederajat dilaksanakan oleh 83, 6 % satuan pendidikan, dan jenjang pendidikan menengah sudah 100 % satuan pendidikan.

Hasil rata-rata nilai ujian nasional jenjang SMP 50, 87; SMA IPA 52,22; SMA IPS 47,91; dan SMK 47,64. Nilai-nilai tersebut menempatkan nilai peserta didik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diperingkat 10 besar nasional.

Indeks Integritas Ujian Nasional yang menunjukkan kejujuran peserta didik dalam melaksanakan ujian nasional jenjang SMP sebesar 87,38; SMA IPA sebesar 96,24; SMA IPS sebesar 96,12 dan SMK sebesar 98,61 yang menempatkan peserta didik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung peringkat 2 nasional, tambahnya.

Sekda berharap melalui kegiatan ini dapat terjalin kerjasama yang maksimal dan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi dibidang guru dan tenaga kependidikan dalam upaya kita membangun pendidikan yang lebih baik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan Kerjasama antara Kepala PPPPTK IPA Kemdikbud RI dengan Dinas Pendidikan Prov/Kab/Kota se-Babe dihadiri Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (P4TK IPA) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan Pejabat Eselon III Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sumber : Dinas Pendidikan
Penulis : Mei
Foto : Mei

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved