Gagal Terungkap, Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Idham Azis Tuntaskan Penyerangan Novel Baswedan

Presiden Jokowi memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan dalam hitungan hari.

Gagal Terungkap, Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Idham Azis Tuntaskan Penyerangan Novel Baswedan
Kompas.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Presiden Jokowi. Gagal Terungkap, Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Idham Azis Tuntaskan Penyerangan Novel Baswedan 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan hingga kini belum tuntas.

Siapa pelaku dan aktor di belakangnya belum juga terungkap.

Dua kali Presiden Joko Widodo memberikan target berupa tenggat waktu bagi Polri untuk mengungkap kasus penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Novel Baswedan.

Namun, yang pertama Polri gagal memenuhi tenggat waktu yang diberikan Jokowi itu.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan dalam hitungan hari.

Hal ini disampaikan Jokowi di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019) pagi.

Jokowi ingin Idham segera mengumumkan siapa penyerang penyidik senior KPK itu ke publik.

"Saya tidak bicara masalah bulan. Kalau saya bilang secepatnya berarti dalam waktu harian. Udah tanyakan langsung ke sana," ucap Jokowi.

Presiden Joko Widodo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negera, Jakarta Pusat, Selasa (7/8/2018)
Presiden Joko Widodo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negera, Jakarta Pusat, Selasa (7/8/2018) (Biro Pers Setpres)

Diketahui kemarin Senin (9/12/2019) Jokowi bertemu dengan Idham di Istana Merdeka, Jakarta selama 20 menit.

Dalam pertemuan itu, Jokowi meminta laporan penanganan kasus Novel yang sudah dua tahun lebih tidak terungkap.

Terbongkar Skandal Pelecehan Pramugari Garuda Indonesia di Masa Dirut Ari Askhara

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved