Polri Temukan Petunjuk Signifikan Kasus Penyerangan Novel Baswedan, KPK Minta Tuntaskan

Ada perkembangan baru kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Polri telah menemukan hal signifikan.

Tangkapan Layar Kompas TV dan Tribunnews.com
Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif kembali meminta agar pengusutan teror terhadap penyidik KPK Novel Baswedan segera dituntaskan. Ia menegaskan pejuang antikorupsi tidak boleh terintimidasi. 

Pada konferensi pers sebelumnya Irjen M Iqbal sudah menyatakan Polri sudah mendapatkan petunjuk yang signifikan dalam upaya terungkapnya kasus ini. 

Bukti yang sudah ditemukan tidak dapat dipublikasi karena akan mengganggu upaya pengungkapan kasus ini. 

"Namun sore ini saya sampaikan ini masalah waktu dan waktu ini tidak akan berapa lama lagi," tegasnya. 

Kadiv Humas Polri optimis untuk segera menyelesaikan kasus ini. 

Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Tuntaskan Kasus Novel Baswedan

Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan hingga kini belum tuntas.

Siapa pelaku dan aktor di belakangnya belum juga terungkap.

Dua kali Presiden Joko Widodo memberikan target berupa tenggat waktu bagi Polri untuk mengungkap kasus penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Novel Baswedan.

Namun, yang pertama Polri gagal memenuhi tenggat waktu yang diberikan Jokowi itu.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan dalam hitungan hari.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved